Pemerintah kota Pekanbaru menolak untuk melanjutkan pembangunan Pasar Cik Puan, jika Pemerintah Provinsi (Pempr" />
 
 
Walikota Tolak Pembangunan Pasar Cik Puan Melalui APBD ataupun APBN
Kamis, 15-08-2019 - 15:54:05 WIB
Pondasi banguinan Pasar Cik Puan yang terbengkalai pembangunannya.
TERKAIT:
 
  • Walikota Tolak Pembangunan Pasar Cik Puan Melalui APBD ataupun APBN
  •  

    PEKANBARU -- Pemerintah kota Pekanbaru menolak untuk melanjutkan pembangunan Pasar Cik Puan, jika Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tetap memaksakan dana kelanjutan pembangunan berasal dari APBD atau juga APBN.

    Hal ini ditegaskan Walikota Pekanbaru, Firdaus menanggapi hasil pertemuan terbaru antara Pemerintah Kota Pekanbaru dengan Pemprov Riau terkait pasar Cik Puan.

    "Meskipun dana pembangunan dari APBN tetap saja hal itu tidak akan menguntungkan, sebaliknya justru akan menambah beban," kata Walikota Firdaus kepaada wartawan, Kamis (15/8/2019) di kantornya.

    Hal ini menurut Firdaus sudah dialami langsung oleh Pemko Pekanbaru terhadap Pasar Rumbai yang hinggi kini harus memberikan subsidi untuk biaya operasionalnya.

    Walikota tidak ingin nantinya hal yang sama juga terjadi dengan Pasar cik Puan.

    "Terkait hal ini, Pemko Pekanbaru akan kembali membicarakan Pasar Cik Puan ini dengan Pemprov Riau lengkap dengan anggota DPRD nya," kata Walikota.

    Jika nanti tidak ada kesepakatan, Pemko Pekanbaru akan mengembalikan Pasar Cik Puan kepada Pemprov Riau.

    Sebagaimana diketahui, baru-baru ini Sekda Pekanbaru, M Noer telah melakukan rapat koordinasi dengan pihak terkait di lingkungan Pemprov riau terkait persoalan beberapa asset milik Pemko Pekanbaru dan Pemprov Riau.

    Pasar Cik Puan adalah salah satu asset yang dibahas dalam pertemuan tersebut.

    Saat itu pihak Pemprov menyatakan bersedia memberikan asset lahan pasar Cik puan kepada Pemko Pekanbaru dengan beberapa syarat. 

    Diantaranya pasar yang dibangun  harus bisa menampung semua pedagang yang ada serta harus dibangun dengan menggunakan dana pemerintah, bisa dengan APBD atau juga APBN.(DS)



     
    Berita Lainnya :
  • Walikota Tolak Pembangunan Pasar Cik Puan Melalui APBD ataupun APBN
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 100 ribu Masker Sudah diBagikan Diskes Pekanbaru
    02 Walikota Sampaikan RAPBD 2020 dan RAPBD P 2019
    03 BNN Gagalkan Penyelundupan Sabu 20 Kg yang Disimpan di Ban Serep Pikap
    04 Timnas Indonesia Lawan Malaysia di Semifinal
    05 Wakil Gubernur dan Ketua DPRD Riau Luncurkan Riau Expo 2019
    06 Dinas PUPR Gesa Penyelesaian Dua Gedung OPD di Tenayan
    07 Walikota Tolak Pembangunan Pasar Cik Puan Melalui APBD ataupun APBN
    08 Investor Korea Tertarik Berinvestasi di Pekanbaru
    09 Astronom Deteksi 8 Sinyal Misterius di Antariksa
    10 Tekuk Chelsea di Adu Penalti, Liverpool Juara Super Eropa
    11 Marak Kahutla, Walhi Minta Pemerintah Kaji Ulang Izin Lahan
    12 Jumlah Hotspot Kembali Meningkat, di Riau Mencapai 69 Titik
    13 Polisi Tetapkan 60 Tersangka dari 68 Kasus Karhutla
    14 Anggaran Formula E di DKI Jakarta Rp360 Miliar
    15 Gubri Lantik Ahmadsyah Harrofie sebagai Pj Sekdaprov Riau
    16 Untuk Isi Jabatan Kosong Eselon II, Sekda Surati Komisi ASN
    17 Diskes Sarankan Masyarakat Gunakan Masker Saat Keluar Rumah.
    18 Pekanbaru Ajukan 367 Formasi Pegawai ke Kemenpan RB.
    19 Fakta Hari Pramuka: Sejarah, Lambang, dan Arti Seragam
    20 Hasto: Haluan Negara Akan Bantu RI di Dunia Internasional
    21 5 Fakta Menarik Jelang Indonesia vs Myanmar
    22 Jumlah Hotspot di Riau Jauh Berkurang.
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau