Kesukaan terhadap sebuah genre musik bukan sekadar selera, namun juga dipengaruhi oleh usia. Sebuah penelitian " />
 
 
Alasan Ilmiah Mengapa Orang Tua Tidak Suka Musik Kekinian
Senin, 14-10-2019 - 10:42:32 WIB
Ilustrasi. Bila kini Anda sangat menyukai lagu-lagu yang baru saja dirilis, belum tentu 15 tahun kemudian. (Foto: Pixabay)
TERKAIT:
 
  • Alasan Ilmiah Mengapa Orang Tua Tidak Suka Musik Kekinian
  •  

    BULETINSATU.com -- Kesukaan terhadap sebuah genre musik bukan sekadar selera, namun juga dipengaruhi oleh usia. 

    Sebuah penelitian mendapati, selera akan genre musik bisa berbeda seiring dengan bertambahnya usia. Jadi, bila kini Anda sangat menyukai lagu-lagu yang baru saja dirilis, belum tentu 15 tahun kemudian, ketika usia Anda sudah bertambah tua.

    Tapi apa yang menyebabkan orang tua merasa 'jijik' dengan lagu-lagu yang lebih modern? Apakah karena semakin tua usia, semakin seseorang menjadi tertutup terhadap perubahan?

    Mengutip Medical Daily, penelitian dalam jurnal Personality and Social Psychology merupakan yang pertama untuk melihat hubungan antara selera seseorang terhadap musik, dari usia remaja hingga usia pertengahan, dengan melibatkan lebih dari seperempat juta orang selama sepuluh tahun.

    Jawaban atas tersebut, menurut peneliti, dipengaruhi oleh kemampuan otak. Penelitian mendapati, kemampuan otak manusia untuk membedakan akor dan elemen musik akan merosot seiring bertambahnya usia. Itu sebabnya, semua lagu-lagu modern akan lebih sulit diterima oleh otak orang tua. Itulah mengapa orang tua selalu menyebut musik modern sebagai kebisingan.

    Selain alasan kemampuan otak, ahli psikologi Frank T. McAndrew PhD menemukan ada penjelasan psikologis yang bisa menjelaskan mengapa orang tua tidak suka mendengarkan musik baru. Dia mengatakan ada teori psikologis yang disebut "efek paparan" bahwa semakin seiring seseorang terpapar pada sesuatu, maka semakin mungkin orang itu akan menyukainya.

    Orang-orang di atas usia 30 akan lebih sulit untuk menyukai musik baru karena kesibukan bekerja atau mengurus keluarga, sehingga mereka hampir tidak punya waktu untuk mendengarkan musik kontemporer, kecuali bila mereka bekerja atau terlibat dalam industri musik. Kelamaan, mereka akan mengatakan pada generasi yang lebih muda bahwa musik modern tidak dapat dianggap sebagai "musik yang indah."

    Masalahnya, industri musik selalu mengeluarkan jenis musik baru untuk orang-orang muda. Konsep-konsep yang dihadirkan dalam lirik juga mengikuti perkembangan pergaulan orang muda, sehingga bisa jadi tidak lagi relevan bagi orang tua. (CNI)



     
    Berita Lainnya :
  • Alasan Ilmiah Mengapa Orang Tua Tidak Suka Musik Kekinian
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Indra Sjafri Salut Shin Tae Yong Rela Potong Gaji 50 Persen
    02 Akomodasi Protokol Covid-19, Anggaran Pilkada 2020 Ditambah
    03 Kemendagri Dorong Pemerintah Daerah Untuk Produktif Di Tengah Pandemi Covid-19
    04 Jelang Perwako Rampung, Pergerakan Masyarakat Ikuti Aturan Kementerian Teknis
    05 Sejumlah Gerai di MPP Pekanbaru Kembali Buka Layanan Tatap Muka
    06 Penghentian Pelayanan Perpajakan Melalui Tatap Muka DJP Riau Diperpanjang
    07 Kenali Beda Susu Sapi dan Susu Kambing
    08 Rins Disebut Bisa Akhiri Dominasi Marquez di MotoGP
    09 Isi Lengkap Fatwa MUI Salat Jumat Dua Gelombang Tidak Sah
    10 BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Waspada Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang
    11 Lima Pemain Barcelona Diklaim Positif Virus Corona
    12 Biro Haji Khusus Minta Kemenag Duduk Bareng Cari Solusi
    13 Posko Cek Poin Dilima Perbatasan Diperpanjang
    14 4 Hari tak Ada Kasus Positif Covid-19, Jubir: Perketat Protokol Kesehatan
    15 Hasil Swab 10 Warga Tenayan Raya Pekanbaru Negatif Corona
    16 Pemko Gelar Rapid Test Massal Gratis di 2 Tempat
    17 Cara Aman Jaga Diri dari Virus Corona Saat Kerja di Kantor
    18 Jadwal Lengkap Liga-liga Eropa Kembali Dimulai
    19 Ibadah Haji 2020 Ditiadakan
    20 Hujan Akan Mengguyur Wilayah Riau Pada Sore Hingga Dini Hari
    21 MU Resmi Perpanjang Kontrak Ighalo hingga 2021
    22 Ibu Kota Pindah, Penajam Paser Utara Kebanjiran Penduduk Baru
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau