Pengadilan Negeri Jakarta Barat menggelar sidang perdana terhadap 84 tersangka kasus kerusuhan 22 Mei 2019, Sel" />
 
 
Jaksa Ungkap Terdakwa Aksi 22 Mei Dijanjikan Rp50 Ribu
Selasa, 13-08-2019 - 22:23:58 WIB
Puluhan orang memadati ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Barat untuk mengikuti sidang perdana tersangka diduga terlibat kerusuhan 22 Mei, Selasa, 13 Agustus 2019. (Foto:TEMPO)
TERKAIT:
 
  • Jaksa Ungkap Terdakwa Aksi 22 Mei Dijanjikan Rp50 Ribu
  •  

    JAKARTA -- Pengadilan Negeri Jakarta Barat menggelar sidang perdana terhadap 84 tersangka kasus kerusuhan 22 Mei 2019, Selasa (13/8).

    Sidang perdana ini dibagi ke dalam beberapa sidang di beberapa ruangan berbeda, dengan agenda mendengarkan dakwaan jaksa. Majelis hakim PN Jakarta Barat membagi perkara menjadi 21 perkara, salah satunya dengan nomor perkara 1284/Pid.B/2019/PN Jkt.Brt

    Perkara tersebut melibatkan 11 terdakwa. Mereka adalah Ardiansyah, Alfi Syukra, Dian Masyhur, Dimas Aditya, Wahyudin, Ahmad Irfan, Nur Fauzi Sambudi, Said Zulsultan, Rahmat Alwi, Arfal Maulana, dan Zamahsari.

    Di sidang perkara kerusuhan 22 Mei tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam dakwaannya mengungkapkan beberapa terdakwa dijanjikan uang senilai Rp50 ribu untuk melakukan penyerangan terhadap Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

    "Bahwa terdakwa Ardiansyah mendapat perintah dari Rusdi Munir dan Habib Muhammad Abdurrohman untuk melakukan penyerangan terhadap Kantor Bawaslu karena tidak puas dengan hasil Pemilu 2019, dan terdakwa Ardiansyah akan mendapatkan uang Rp50 ribu," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Anggia Yusran di hadapan majelis hakim PN Jakbar seperti dilansir dari Antara.

    Selain Ardiansyah, terdakwa atas nama Dian Masyhur juga sempat dijanjikan akan diberi uang Rp50 ribu untuk ikut demo di depan Kantor Bawaslu.

    Sementara itu, sembilan terdakwa lainnya hanya ikut-ikutan melakukan demonstrasi di depan kantor Bawaslu walau tidak dijanjikan uang.

    Sebelum sampai di Bawaslu, para terdakwa sempat melihat kerumunan massa yang sedang melakukan kerusuhan di jalan layang Slipi Jaya Petamburan, Jakarta Barat. Akhirnya, kata jaksa, mereka kemudian ikut serta merusuh dengan melemparkan batu dan pembakaran.

    "Para terdakwa melemparkan batu, petasan, kayu, ada yang membakar ban, serta merusak pos polisi di Slipi. Juga mengucapkan kata umpatan yang ditujukkan ke polisi," ujar jaksa.

    Aparat kepolisian sempat memberikan himbauan agar massa membubarkan diri, namun kerumunan malah melakukan provokasi dan bentrok dengan polisi. Walhasil, polisi pun melakukan tindakan yaitu melontarkan gas air mata.

    Menurut Jaksa, aksi di sepanjang Jalan Petamburan, Jakarta Barat, terjadi mulai pukul 01.00 WIB hingga 11.00 WIB, 22 Mei 2019.

    Para terdakwa dijerat pasal berlapis. Dalam dakwan kesatu diancam Pasal 187 ke-1 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, kedua, Pasal 214 ayat (1) KUHP, ketiga Pasal 170 ayat (1) KUHP, keempat, Pasal 211 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, kelima, Pasal 358 ke-1 KUHP, keenam, Pasal 212 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, ketujuh, Pasal 216 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan kedelapan, Pasal 218 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.(CNI)



     
    Berita Lainnya :
  • Jaksa Ungkap Terdakwa Aksi 22 Mei Dijanjikan Rp50 Ribu
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 100 ribu Masker Sudah diBagikan Diskes Pekanbaru
    02 Walikota Sampaikan RAPBD 2020 dan RAPBD P 2019
    03 BNN Gagalkan Penyelundupan Sabu 20 Kg yang Disimpan di Ban Serep Pikap
    04 Timnas Indonesia Lawan Malaysia di Semifinal
    05 Wakil Gubernur dan Ketua DPRD Riau Luncurkan Riau Expo 2019
    06 Dinas PUPR Gesa Penyelesaian Dua Gedung OPD di Tenayan
    07 Walikota Tolak Pembangunan Pasar Cik Puan Melalui APBD ataupun APBN
    08 Investor Korea Tertarik Berinvestasi di Pekanbaru
    09 Astronom Deteksi 8 Sinyal Misterius di Antariksa
    10 Tekuk Chelsea di Adu Penalti, Liverpool Juara Super Eropa
    11 Marak Kahutla, Walhi Minta Pemerintah Kaji Ulang Izin Lahan
    12 Jumlah Hotspot Kembali Meningkat, di Riau Mencapai 69 Titik
    13 Polisi Tetapkan 60 Tersangka dari 68 Kasus Karhutla
    14 Anggaran Formula E di DKI Jakarta Rp360 Miliar
    15 Gubri Lantik Ahmadsyah Harrofie sebagai Pj Sekdaprov Riau
    16 Untuk Isi Jabatan Kosong Eselon II, Sekda Surati Komisi ASN
    17 Diskes Sarankan Masyarakat Gunakan Masker Saat Keluar Rumah.
    18 Pekanbaru Ajukan 367 Formasi Pegawai ke Kemenpan RB.
    19 Fakta Hari Pramuka: Sejarah, Lambang, dan Arti Seragam
    20 Hasto: Haluan Negara Akan Bantu RI di Dunia Internasional
    21 5 Fakta Menarik Jelang Indonesia vs Myanmar
    22 Jumlah Hotspot di Riau Jauh Berkurang.
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau