M Fredly Nasution Resmi Dikukuhkan sebagai Kepala OJK Riau, Gantikan Triyoga Laksito
BHARABAS MEDIA, PEKANBARU – M Fredly Nasution resmi dikukuhkan sebagai Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau, menggantikan Triyoga Laksito yang telah mengemban jabatan tersebut selama dua tahun.
Pengukuhan berlangsung di Aula Lantai III Kantor OJK Provinsi Riau, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Pekanbaru, Jumat (6/11/2026). Kegiatan ini dihadiri Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK, Agusman, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto, unsur Forkopimda, sejumlah kepala daerah, pelaku industri jasa keuangan, serta tokoh masyarakat Riau.
Dalam kesempatan tersebut, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menyampaikan apresiasi atas hubungan dan kerja sama yang selama ini terjalin baik antara Pemerintah Provinsi Riau dan OJK.
Menurutnya, OJK telah menjadi salah satu mitra strategis pemerintah daerah, khususnya dalam memberikan masukan dan pandangan terkait persoalan perbankan daerah serta perkembangan industri jasa keuangan.
“Kami kenal dekat dengan Pak Triyoga. Kami sering berdiskusi di kantor ini. Saya juga banyak belajar tentang perbankan dari teman-teman di OJK, misalnya terkait beberapa persoalan mengenai BPD,” ujar SF Hariyanto.
Ia juga menyampaikan selamat datang kepada M Fredly Nasution yang kini dipercaya memimpin OJK Provinsi Riau. SF Hariyanto berharap, kepemimpinan baru tersebut dapat semakin memperkuat sinergi antara OJK dan pemerintah daerah.
Menurutnya, kolaborasi yang telah terbangun perlu terus ditingkatkan agar industri jasa keuangan di Riau semakin berkembang dan memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pemprov Riau akan lebih sering datang ke OJK, Pak Fredly. Ngopi-ngopi sambil diskusi kita,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Eksekutif Pengawas PVML OJK Agusman menegaskan bahwa keberadaan OJK di daerah memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi melalui penguatan sektor jasa keuangan.
Peran tersebut tidak hanya berkaitan dengan pengawasan industri jasa keuangan, tetapi juga mendorong penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), memperluas akses keuangan masyarakat, serta memastikan perlindungan konsumen berjalan optimal.
Agusman juga mengapresiasi kehadiran Plt Gubernur Riau dalam kegiatan pengukuhan tersebut. Ia berharap M Fredly Nasution dapat menjalankan amanah dan tanggung jawab dengan baik.
“Terima kasih Pak Gubernur karena beliau hadir langsung dalam pengukuhan kali ini. Kami titipkan Pak Fredly untuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Beliau anak asli Riau, jadi lebih mengenal Riau dengan baik,” jelasnya.
Di sisi lain, M Fredly Nasution menegaskan komitmennya untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam menjalankan tugas OJK di Provinsi Riau.
Ia menilai, sinergi dengan pemerintah daerah, industri jasa keuangan, dunia usaha, serta berbagai elemen masyarakat menjadi faktor penting dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan.
Fredly menyebutkan, tingkat literasi dan inklusi keuangan pada 2026 telah mencapai 93 persen. Angka tersebut diharapkan terus meningkat hingga mencapai target 98 persen pada 2027.
“Ke depan, kami akan memperkuat kolaborasi dengan berbagai stakeholder agar target literasi dan inklusi keuangan dapat dicapai. Tahun 2026 ini sudah di angka 93 persen. Tahun depan targetnya 98 persen. Mungkin itu yang akan terus kami dorong,” ujarnya.
Dengan kepemimpinan baru tersebut, OJK Riau diharapkan semakin optimal menjalankan fungsi pengawasan, memperkuat industri jasa keuangan, memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat dan UMKM, serta menjaga kepercayaan publik terhadap sektor jasa keuangan di Provinsi Riau. (rls/pri)
Komentar Anda :