BHARABAS MEDIA, PEKANBARU - Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda 2026, Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau menggelar kegiatan gotong royong massal di lingkungan sekolah.
Kegiatan ini melibatkan pelajar SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta se-Provinsi Riau, Jumat (23/10/2026).
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Riau, Erisman Yahya mengatakan, melalui kegiatan ini, para pelajar diajak menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan tanggung jawab sosial.
Ia mengungkapkan gotong royong massal menjadi salah satu upaya menanamkan nilai-nilai positif kepada generasi muda, khususnya dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sekolah.
Menurutnya, peringatan Sumpah Pemuda tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk mendorong pelajar menunjukkan aksi nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan gotong royong, para siswa melakukan pembersihan lingkungan, merapikan taman, mengumpulkan sampah, serta menanam tanaman untuk menciptakan suasana sekolah yang bersih, hijau, dan sehat.
Erisman berharap, kegiatan tersebut dapat membangun karakter pelajar yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, disiplin, serta tanggung jawab terhadap lingkungan.
"Semangat gotong royong merupakan nilai penting yang perlu terus ditanamkan kepada generasi muda. Dengan membiasakan diri menjaga kebersihan dan bekerja bersama, para pelajar diharapkan mampu menjadi bagian dari perubahan positif di tengah masyarakat,"ujar Erisman Yahya.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026 ini juga menjadi momentum untuk memperkuat peran generasi muda dalam membangun Indonesia yang lebih baik.
Semangat persatuan, kepedulian, dan kebersamaan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan peringatan, tetapi terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat.
Melalui gerakan tersebut, Disdik Riau mendorong terwujudnya lingkungan pendidikan yang bersih, hijau, dan berkelanjutan sekaligus membentuk generasi muda yang memiliki semangat nasionalisme dan kepedulian terhadap masa depan daerah serta bangsa.
Kepala SMAN Olahraga (SKO) Riau, Aslim, mengatakan, kegiatan gotong royong massal ini menjadi momentum penting untuk menanamkan karakter positif kepada para pelajar, terutama dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan dan memperkuat kebersamaan.
"Melalui kegiatan ini, kita ingin membiasakan siswa agar memiliki rasa tanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan sekolah. Gotong royong bukan sekadar membersihkan lingkungan, tetapi juga mengajarkan kebersamaan, disiplin, dan kepedulian terhadap sesama,"ujarnya.
Menurut Aslim, nilai-nilai tersebut sangat penting diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk bagi para siswa yang menempuh pendidikan di sekolah olahraga. Selain mengembangkan prestasi akademik dan kemampuan olahraga, siswa juga perlu memiliki karakter yang kuat, disiplin, serta kepedulian sosial.
Ia berharap, semangat gotong royong dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda 2026 tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi dapat terus diterapkan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
"Generasi muda harus menjadi pelopor dalam menjaga lingkungan dan memberikan contoh positif. Dengan semangat gotong royong, kita bisa menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman untuk belajar,"Pungkasnya. (rls/pri)
Komentar Anda :