Bukti Keandalan Kilang Dukung Transformasi Aviasi Indonesia
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Luncurkan Produk SAF dengan 5 Persen Minyak Jelantah
Sabtu, 17-10-2026 - 11:32:19 WIB

TERKAIT:
   
 

BHARABAS MEDIA, DUMAI – PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Dumai) berhasil membuktikan kemampuan kilangnya dalam memproduksi produk-produk berkualitas tinggi serta ramah lingkungan. Hal tersebut terwujud dalam peluncuran produk terbaru Kilang Dumai yakni Pertamina Sustainable Aviation Fuel (SAF), produk bahan bakar pesawat dengan bahan baku campuran Used Cooking Oil (UCO) atau minyak jelantah.


Peluncuran SAF Kilang Dumai dilakukan langsung oleh Wakil Direktur Utama I PT Pertamina Patra Niaga, Taufik Aditiyawarman saat melakukan kunjungan kerja atau Management Walkthrough (MWT) ke Kilang Dumai pada Kamis (15/10/26).


SAF yang berhasil dikembangkan oleh Kilang Dumai memiliki keunggulan utama yaitu  komposisi kandungan UCO sebesar 5%, komposisi bio Feedstock tertinggi melalui teknologi Co-Processing UCO di unit Hydrocracker Unibon (HCU) #212. Plant Trial untuk pengolahan UCO untuk produksi SAF tersebut sukses dilaksanakan pada 25 Juli 2026.


Pengembangan SAF dengan campuran minyak jelantah sebesar 5 persen ini semakin mengukuhkan posisi Kilang Dumai sebagai pionir di Sumatera dalam memproduksi bahan bakar pesawat ramah lingkungan dengan potensi reduksi emisi karbon hingga 81 persen. Selain itu, pencapaian ini juga menempatkan Kilang Dumai sebagai kilang pertama di ASEAN yang berhasil mengolah UCO menggunakan unit Hydrocracking.


Wakil Direktur Utama I PT Pertamina Patra Niaga, Taufik Aditiyawarman dalam kesempatan tersebut memberikan apresiasi kepada seluruh Perwira Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai atas kegigihan dan keberhasilannya dalam pengembangan SAF dengan campuran UCO 5 persen.


“Keberhasilan Kilang Dumai dalam mengembangkan SAF dengan UCO 5 persen ini  membuktikan bahwa Perwira Pertamina mampu menjawab tantangan dan kebutuhan dunia industri hari ini. Kini, kita fokus dalam strategi bagaimana mendapatkan feedstock yang sustain dan tentunya tersertifikasi, karena ini bisa menjadi revenue industri yang baru di Indonesia,” ujar Taufik.


Guna menjamin keamanan serta kualitas mutu produk, produk SAF Kilang Dumai juga telah melalui serangkaian proses pengujian di laboratorium. Selain itu, SAF Kilang Dumai juga telah mengantongi sertifikasi International Sustainability and Carbon Certification (ISCC) EU dan ISCC CORSIA, yang memastikan proses pengolahan dan produk yang dihasilkan telah memenuhi standar keberlanjutan internasional.


Komitmen Dukung Pencapaian Net Zero Emission (NZE) 2060


Pencapaian Kilang Dumai dalam pengembangan SAF dengan kandungan minyak jelantah sebanyak 5 persen ini merupakan bentuk komitmen Pertamina dalam mendukung Asta Cita program pemerintah untuk menghadirkan energi yang ramah lingkungan guna percepatan pengurangan emisi karbon untuk mencapai Net Zero Emission (NZE) 2060 serta mendukung pengembangan ekosistem SAF di Indonesia.


Hal tersebut juga menjadi bagian dari langkah strategis Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai sebagai bagian dari entitas bisnis PT Pertamina (Persero) dalam mendukung penerapan mandatori SAF 1% yang ditargetkan mulai berlaku pada 2027. Langkah itu juga sekaligus mengukuhkan posisi Indonesia sebagai produsen pertama SAF di kawasan Asia Tenggara.


Kapasitas Produksi SAF dari Kilang Dumai Dumai saat ini telah mencapai 11,3 MBSD, melampaui kesuksesan sebelumnya yang telah dilakukan oleh Kilang Cilacap, yakni sebesar 9 MBSD. Sehingga total kapasitas produksi SAF dari  kilang-kilang yang dimiliki oleh Pertamina telah mencapai total 20,3 MBSD. Angka ini menunjukkan komitmen nyata dan kesiapan Pertamina dalam memimpin transisi energi hijau di industri penerbangan nasional maupun global.


Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Iwan Kurniawan, mengatakan bahwa pengembangan SAF merupakan hasil dari proses panjang yang dipersiapkan secara menyeluruh dengan mengedepankan aspek keselamatan, keandalan operasi, tata kelola perusahaan yang baik, serta pemenuhan standar keberlanjutan internasional.


“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa Kilang Dumai adaptif terhadap tantangan transformasi global dan prinsip keberlanjutan. Persiapan yang dilakukan secara matang dan komprehensif, termasuk sertifikasi ISCC yang menjadi bukti bahwa SAF yang dihasilkan dari Kilang Dumai sudah memenuhi persyaratan keberlanjutan dan dapat diterima serta siap diperdagangkan di pasar global,” jelas Iwan.


Kehadiran SAF dengan komposisi injeksi UCO sebanyak 5 persen ini  semakin melengkapi portfolio produk energi yang selama ini telah diproduksi Kilang Dumai, seperti Solar, Avtur, Pertalite, Pertadex, MFO-LS, LSFO, LPG, SF-05, Green Coke, dan produk turunan lainnya. (rls/pri)




 
Berita Lainnya :
  • Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Luncurkan Produk SAF dengan 5 Persen Minyak Jelantah
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Ikuti Semarak ISEF 2026, BI Riau Boyong Mitra Binaan
    02 Peringati Hari MBKN, RSUD Arifin Achmad Gelar Operasi THT- BKL
    03 Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Luncurkan Produk SAF dengan 5 Persen Minyak Jelantah
    04 PGN Perkuat Efisiensi dan Daya Saing Bisnis Melalui Inisiatif Dekarbonisasi Berkelanjutan
    05 Sinergi Bersama Stakeholder, KPP Madya Pekanbaru Gelar Forum Konsultasi Publik
    06 Dapat Penghargaan dari Pemprov Riau, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Sumbang 600 Kantong Darah Untuk Masyarakat
    07 Tinjau Operasi Pasar Murah di Melebung, Plt Gubri Bagikan Beras dan Minyak Goreng Gratis
    08 Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Melebung, Plt Gubernur Riau Berikan Beras dan Minyakita Gratis
    09 26 Tahun Biznet, Terus Berinovasi Menghadirkan Pengalaman Digital Terbaik untuk Indonesia
    10 Persiapan Haji Dimulai dari Perencanaan Keuangan, BRK Syariah Perkuat Layanan bagi Calon Jemaah
    11 Plt Gubri Kembali Terapkan Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Jadwalnya
    12 Tampil di ISEF 2026, BRK Syariah Perkuat Eksistensi dan Layanan Keuangan Syariah
    13 Penanggulangan Karhutla di Riau Jadi Contoh dalam Pertemuan BPBD se-Indonesia
    14 Kartu Anggota KORPRI Berbasis e-Money, Upaya BRK Syariah Perluas Transaksi Digital
    15 Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Salurkan Bantuan 500 Masker KN95 dan 350 Susu Kaleng
    16 BRK Syariah Raih Penghargaan Kemitraan Ekosistem Keuangan Kampus di Milad ke-64 UNRI
    17 Pertamina Hulu Indonesia Raih Lima Penghargaan Anugerah Humas Indonesia 2026
    18 Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Dua Penghargaan di Ajang Anugerah Humas Indonesia 2026
    19 Pemprov Riau Cairkan Bansos Sebesar Rp6,7 Miliar untuk 1.138 Mahasiswa Kurang Mampu
    20 Tak Sekadar CSR, BRK Syariah Ikut Mengukuhkan Identitas Melayu di Kampus Universitas Riau
    21 EBR United Siap Harumkan Nama Riau Dalam Perebutan Piala Soeratin Nasional di IKN Kalimantan Timur
    22 BRK Syariah dan Pemko Dumai Bahas Percepatan Implementasi QRIS Realtime Splitting Pajak Daerah
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau