EBR United Siap Harumkan Nama Riau Dalam Perebutan Piala Soeratin Nasional di IKN Kalimantan Timur
BHARABAS MEDIA, PEKANBARU - Setelah mencatatkan hasil gemilang di Zona 1 Sumatera Utara, Energi Bintang Riau (EBR) United FC U-13 siap mengharumkan nama Riau di kancah nasional. Kali ini dengan semangat mengukir prestasi dan membawa piala untuk Riau di Piala Soeratin Nasional 2026/2027.
Tim muda asal Riau tersebut akan melanjutkan perjuangan pada putaran delapan besar nasional di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.
EBR United FC menjadi salah satu harapan Riau untuk berbicara banyak di pentas sepak bola usia dini tingkat nasional.
Bermodalkan keberhasilan memukau dengan menjuarai Piala Soeratin Seri Riau 2026/2027 dan menyapu bersih pertandingan di Zona 1 Sumatera Utara, skuad U-13 optimistis mampu bersaing untuk melangkah lebih jauh.
Dukungan terhadap perjuangan tim tersebut disampaikan Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Riau, Yurnalis Basri, saat melepas keberangkatan EBR United FC mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, di Hotel The Premiere Pekanbaru, Senin (12/10/2026) malam.
Kegiatan pelepasan itu turut dihadiri Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Riau yang juga COO PSPS Pekanbaru, Edward Riansyah, serta Owner sekaligus pembina EBR United FC, Iwan Syafruddin.
Dalam kesempatan tersebut, Iwan mengingatkan para pemain agar menjaga semangat, kekompakan, dan kepercayaan diri saat menghadapi persaingan di tingkat nasional.
Menurutnya, keberhasilan yang telah diraih sejauh ini harus menjadi modal untuk menghadapi tantangan berikutnya.
Ia meminta seluruh pemain tidak merasa minder dengan lawan yang akan dihadapi.
Sebaliknya, para pemain harus yakin terhadap kemampuan diri sendiri dan potensi yang dimiliki tim.
"Jadi, kalian harus percaya pada diri sendiri. Percaya pada apa yang tim kalian miliki," pesan Iwan kepada para pemain.
Ia menegaskan, keyakinan tersebut harus dibarengi kerja keras, kedisiplinan, doa, serta kemauan untuk terus berkembang. Para pemain diharapkan mampu tampil maksimal, menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan, dan memanfaatkan setiap peluang yang ada.
Iwan juga berharap seluruh rangkaian pertandingan dapat dijalani dengan lancar sehingga EBR United FC mampu mencapai target yang telah ditetapkan dan membawa hasil membanggakan bagi masyarakat Riau.
Tim dijadwalkan bertolak menuju lokasi kompetisi pada Selasa (13/10) melalui Jakarta dengan penerbangan pukul 13.00 WIB. Putaran final Piala Soeratin Nasional 2026/2027 dijadwalkan berlangsung pada 15-26 Oktober 2026.
Bagi EBR United FC, keberhasilan menembus putaran delapan besar nasional menjadi pencapaian yang patut disyukuri. Apalagi, klub tersebut belum genap berusia dua tahun, tetapi telah menunjukkan perkembangan positif dalam pembinaan sepak bola usia dini.
Sebelumnya, EBR United FC berhasil menjuarai Piala Soeratin Seri Riau 2026/2027 pada kategori U-13 dan U-17. Prestasi tersebut mengantarkan kedua kelompok usia itu menjadi wakil Riau di tingkat nasional.
Khusus tim U-13, keberhasilan menyapu bersih pertandingan di Zona 1 Sumatera Utara menjadi bekal berharga untuk menghadapi persaingan pada fase berikutnya.
Manajemen berharap konsistensi permainan dapat dipertahankan sehingga target menembus semifinal bisa terwujud.
Sementara itu, Ketua Asprov PSSI Riau sekaligus COO PSPS Pekanbaru, Edward Riansyah, mengapresiasi perjuangan EBR United FC yang telah membawa nama Riau ke kompetisi nasional.
Ia juga memberikan penghargaan kepada para orang tua yang konsisten mendukung anak-anak mereka menekuni sepak bola sejak usia dini.
Menurut Edward, dukungan keluarga menjadi salah satu faktor penting dalam proses pembinaan pemain muda.
Ia menilai, perkembangan EBR United FC dapat menjadi contoh bagi sekolah sepak bola (SSB) lainnya di Riau. Meski masih tergolong klub muda, EBR mampu menunjukkan bahwa pembinaan yang serius dan berkesinambungan dapat menghasilkan prestasi.
Mengelola klub sekaligus membina pemain usia dini, kata Edward, bukan pekerjaan mudah. Dibutuhkan komitmen, pengorbanan, dan kesungguhan dari seluruh pihak yang terlibat agar potensi pemain dapat berkembang secara optimal.
"Terima kasih kepada seluruh orang tua yang telah mendukung anak-anaknya melakukan kegiatan positif melalui sepak bola. Semoga perwakilan Riau bisa berprestasi di tingkat nasional dan pulang membawa piala," ujar Edward.
Meski demikian, ia mengingatkan para pemain agar tidak cepat berpuas diri dengan prestasi yang telah diraih. Menurutnya, keberhasilan di kelompok usia muda harus dipandang sebagai awal perjalanan panjang menuju sepak bola profesional.
Edward menilai, tantangan terbesar dalam pembinaan bukan hanya mencetak pemain berprestasi pada usia muda, tetapi juga memastikan mereka mampu berkembang dan bertahan ketika memasuki level yang lebih tinggi.
"Banyak pemain yang bersinar saat usia muda, tetapi kesulitan melanjutkan karier ketika memasuki level profesional. Jadi, jangan menganggap prestasi di tingkat nasional kelompok usia ini sebagai akhir perjalanan. Ini justru menjadi jalan menuju sepak bola profesional," tegasnya.
Ia menyebut peluang pemain lokal Riau untuk menembus kompetisi profesional mulai terbuka. Saat ini, terdapat lima pemain muda asal Riau yang masuk dalam skuad PSPS Pekanbaru.
Edward berharap jumlah tersebut terus bertambah dalam empat hingga lima tahun ke depan. Untuk mewujudkannya, pembinaan harus dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang, mulai dari kelompok usia U-13, U-15, U-17, U-18, hingga U-20 sebelum pemain melangkah ke level senior.
Dengan sistem pembinaan yang berkesinambungan, ia optimistis semakin banyak talenta lokal yang mampu bersaing dan mendapat kesempatan memperkuat klub profesional.
Karena itu, keikutsertaan EBR United FC dalam Piala Soeratin Nasional tidak hanya menjadi ajang mengejar gelar juara, tetapi juga kesempatan bagi para pemain muda untuk menambah pengalaman, meningkatkan kualitas permainan, serta mengukur kemampuan menghadapi tim-tim terbaik dari berbagai daerah.
Dukungan juga disampaikan Kadispora Riau, Yurnalis Basri. Ia mengapresiasi pencapaian EBR United FC yang mampu membawa nama Riau ke panggung nasional melalui kompetisi Piala Soeratin.
Dalam sambutannya, Yurnalis menyampaikan salam hormat dari Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, yang belum dapat hadir secara langsung dalam acara pelepasan tersebut. Ia berharap EBR United FC terus berkembang melalui pengelolaan klub yang fokus dan berkelanjutan.
"Terus kembangkan EBR dengan baik. Yakinlah, cepat atau lambat, Pak Gubernur pasti akan hadir memberikan dukungan secara langsung," ujarnya.
Yurnalis juga mengapresiasi peran Iwan Syafruddin, keluarga, pengurus, pelatih, serta orang tua yang telah memberikan kontribusi terhadap perkembangan EBR United FC hingga mampu menembus kompetisi nasional.
Menurutnya, keberhasilan pembinaan olahraga membutuhkan kerja sama berbagai pihak. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan pengelola klub, pembina, keluarga, dan masyarakat.
Ia berharap EBR United FC dapat memenuhi target yang telah disampaikan dan kembali ke Riau dengan membawa hasil terbaik.
"Semoga target yang sudah disampaikan dapat tercapai dan membawa hasil terbaik saat pulang nanti," katanya.
Ia menegaskan, pemerintah daerah akan terus berupaya mendukung perkembangan olahraga sepanjang pelaksanaannya sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku.
"Sepanjang bisa dibantu pemerintah dan tidak melanggar regulasi, kita akan mendukung," tegasnya.
Keberangkatan EBR United FC menuju IKN pun menjadi momentum penting bagi sepak bola Riau. Selain membawa target menembus semifinal Piala Soeratin Nasional 2026/2027, tim ini diharapkan dapat membuktikan bahwa pembinaan yang dilakukan secara serius mampu melahirkan pemain muda berkualitas. (rls/pri)
Komentar Anda :