Satgas Karhutla Riau Gempur Titik Api Meski Terdampak Asap Kiriman
Selasa, 15-09-2026 - 17:33:02 WIB

TERKAIT:
   
 


BHARABAS MEDIA, PEKANBARU - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Pekanbaru mendeteksi pergerakan kabut asap lintas wilayah yang memperburuk kualitas udara di Provinsi Riau pada Selasa (15/9/2026). Fenomena tersebut terjadi akibat dorongan angin dari arah tenggara dan barat daya yang membawa asap kebakaran hutan dan lahan dari wilayah selatan Sumatra.


Berdasarkan pemantauan citra satelit, pergerakan massa udara secara signifikan membawa polutan dari luar daerah menuju wilayah Riau. Kondisi ini menyebabkan konsentrasi asap di atmosfer Riau meningkat meski sebagian titik api lokal telah terkendali.


“Berdasarkan pola angin dan citra sebaran asap yang kami pantau, terdapat potensi kiriman asap dari wilayah di sebelah selatan Riau. Karena asap bergerak mengikuti arah angin, kondisi yang terpantau di Riau tidak hanya dipengaruhi sumber yang berada di dalam wilayah Riau,” kata Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru Warjono pada Selasa (15/9/2026).


Data BMKG mencatat sebanyak 4.127 titik panas tersebar di Pulau Sumatra dengan jumlah terbanyak berada di Sumatra Selatan yakni 2.878 titik. Sementara itu, pembaruan data hingga pukul 14.00 WIB menunjukkan wilayah Riau terdeteksi memiliki 29 titik panas dengan tingkat kepercayaan sedang.


Sebaran titik panas di Riau mendominasi wilayah Kabupaten Indragiri Hulu sebanyak 19 titik dan Kuantan Singingi sebanyak empat titik. Wilayah Pelalawan mencatatkan tiga titik panas, sedangkan Dumai, Rokan Hilir, dan Indragiri Hilir masing-masing terdeteksi satu titik.


Pemantauan lintasan massa udara regional turut mengidentifikasi pergerakan asap dari kawasan Kalimantan menuju Kepulauan Riau, Singapura, dan Malaysia. Hal ini menunjukkan bahwa sebaran kabut asap merupakan permasalahan lintas daerah yang sangat bergantung pada dinamika atmosfer.


“Asap dapat terbawa angin dan bergerak melintasi wilayah. Karena itu, untuk mengetahui kondisinya secara utuh kita harus melihat secara bersamaan titik panas, citra sebaran asap serta arah dan kecepatan angin,” ujar Warjono.


Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Riau menegaskan bahwa penanganan kebakaran hutan dan lahan di tingkat lokal tetap menjadi prioritas utama. Seluruh personel Satgas Karhutla dikerahkan secara konsisten untuk menyisir dan memadamkan setiap titik api yang muncul.


“Kami tidak menutup mata bahwa masih terdapat Karhutla di Riau. Setiap titik api tetap menjadi tanggung jawab kita untuk ditangani. Namun, penjelasan BMKG juga memberikan gambaran bahwa kondisi kabut asap saat ini dipengaruhi dinamika atmosfer dan pergerakan asap lintas wilayah,” kata Kepala Pelaksana BPBD Riau Edy Afrizal.


Upaya pemadaman darat dilakukan secara terpadu oleh personel gabungan BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, serta Masyarakat Peduli Api. Satgas Karhutla Riau juga memperkuat penanganan lewat udara menggunakan helikopter water bombing dan Operasi Modifikasi Cuaca.


“Tidak perlu saling menyalahkan dari mana asap berasal. Fokus kita adalah memastikan setiap kebakaran di Riau ditangani, mencegah munculnya titik api baru dan melindungi masyarakat dari dampak asap. Karhutla adalah persoalan bersama karena asap tidak mengenal batas wilayah,” kata Edy. (rls/pri)




 
Berita Lainnya :
  • Satgas Karhutla Riau Gempur Titik Api Meski Terdampak Asap Kiriman
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Inflasi Riau Oktober 2026 Tembus 3,09 Persen, Kampar Tertinggi dan Pekanbaru Terendah
    02 Terus Meningkat, Priode Oktober Bapenda Riau Kumpulkan Pajak Daerah Sebesar Rp155 Miliar Lebih
    03 PHE Catat Kinerja Operasional Positif di Triwulan III 2026, Produksi Migas Mencapai 945 Ribu Barel Setara Minyak Per Hari
    04 Syahrial Abdi Paparkan Keberhasilan Penanganan Karhutla Riau di Universitas Riau
    05 Bapak Pembangunan Siak Berpulang, Plt Gubri Sampaikan Belasungkawa
    06 BRK Syariah Tanamkan Nilai Amanah untuk Perkuat Etos Kerja Pegawai
    07 Komisi Informasi Jangan Dimanfaatkan untuk Kepentingan Jahat dan Alat Peras Pengadu
    08 Bukan Sekadar Mengobati, SF Hariyanto Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien dengan Hati
    09 Resmikan Stroke Center, SF Hariyanto Dorong RSUD Arifin Achmad Perkuat Layanan Kesehatan
    10 PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026
    11 Catat! Bapenda Riau Perpanjang Diskon Pajak Angkutan Barang Hingga 31 Desember
    12 Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Maknai Peringatan Sumpah Pemuda dengan Prestasi, inovasi dan Kepedulian
    13 Dua Bulan Menuju Tutup Tahun, BRK Syariah Optimalkan Potensi Bisnis
    14 Terus Tumbuh Double-Digit, Indosat Andalkan Kekuatan Bisnis Inti Telekomunikasi untuk Kembangkan AI
    15 Investasi Riau Capai Rp47,91 Triliun, Serap 41.632 Tenaga Kerja
    16 Pemprov Riau Butuh Anggaran Rp22 Triliun Perbaiki Jalan Provinsi
    17 Tingkatkan Literasi Digital, BRK Syariah Bekali Pimpinan tentang Penggunaan AI
    18 Penataan U-Turn SKA Ditargetkan Selesai Desember, Masyarakat Diminta Bersabar Manfaatnya Dirasakan Awal 2027
    19 Plt Gubri Sebut Iskandar Hoesin Sosok Berdedikasi Tinggi Majukan Dunia Olahraga Riau
    20 Sumpah Pemuda 2026: Generasi Muda Harus Patriotik, Gigih dan Berempati
    21 Sembilan Bulan Mengendap, MKD DPR RI Diminta Tegas Sikapi Laporan
    22 Antisipasi Ancaman Siber, BRK Syariah Gelar Workshop Penanganan Siber
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau