Plt Gubri Minta Bupati-Wali Kota Bantu Tertibkan Kendaraan Perusahaan yang Beroperasi di Riau
Selasa, 08-09-2026 - 16:45:36 WIB

TERKAIT:
   
 

BHARABAS MEDIA, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau (Pemprov Riau) mendorong pemerintah kabupaten dan kota memperketat pendataan serta penertiban kendaraan milik perusahaan yang beraktivitas di wilayah masing-masing.


Kebijakan ini dinilai penting agar potensi penerimaan dari opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dapat memberikan manfaat yang lebih proporsional bagi daerah.


Plt Gubernur Riau SF Hariyanto mengatakan, pemerintah daerah perlu lebih aktif memastikan kendaraan operasional perusahaan memenuhi ketentuan administrasi dan terdaftar sesuai wilayah kegiatan usahanya.


Hal itu disampaikannya saat Rapat Koordinasi Sinergitas Pelaku Usaha terhadap Optimalisasi Pajak Daerah yang berlangsung di Menara Dang Merdu, Selasa (8/9/2026).


SF Hariyanto menjelaskan, penerapan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (UU HKPD) memberikan porsi opsen PKB sebesar 66 persen kepada pemerintah kabupaten/kota dari PKB terutang.


Namun, penerimaan tersebut mengikuti daerah tempat kendaraan tercatat secara administrasi. Karena itu, menurutnya, perlu ada penataan ketika kendaraan perusahaan terdaftar di suatu daerah tetapi mayoritas digunakan untuk kegiatan operasional di daerah lainnya.


"Saya juga meminta para Bupati dan Wali Kota ikut aktif. Dengan berlakunya UU No. 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (UU HKPD), kabupaten/kota memperoleh Opsen PKB sebesar 66 persen dari PKB terutang, dan opsen tersebut dipungut di daerah tempat kendaraan terdaftar," kata SF Hariyanto.


Ia mencontohkan kendaraan perusahaan yang masih tercatat di Pekanbaru, tetapi setiap hari digunakan untuk menunjang kegiatan operasional di Kepulauan Meranti.


Menurutnya, kondisi seperti itu perlu mendapat perhatian karena daerah tempat kendaraan terdaftar memperoleh manfaat penerimaan, sedangkan daerah tempat kendaraan beraktivitas harus menanggung penggunaan dan pemeliharaan infrastruktur.


"Contohnya, kalau kendaraan perusahaan terdaftar di Pekanbaru tetapi setiap hari beroperasi di Kepulauan Meranti, maka manfaat opsennya mengikuti tempat kendaraan itu terdaftar, sementara aktivitas dan beban infrastrukturnya berada di Meranti," ujarnya.


Untuk itu, Pemprov Riau meminta kepala daerah bersama jajaran terkait melakukan pendataan terhadap kendaraan operasional perusahaan sekaligus mendorong kepatuhan administrasi kendaraan.


SF Hariyanto menegaskan, penertiban tersebut bukan dimaksudkan untuk membebani dunia usaha. Pemerintah justru ingin menciptakan sistem penerimaan daerah yang lebih adil, dengan memperhatikan wilayah tempat kegiatan usaha benar-benar berlangsung.


"Ini yang perlu kita tertibkan demi keadilan. Kendaraan operasional yang bekerja di Riau kita minta menggunakan pelat Riau dan sesuai ketentuan administrasi, registrasinya kita dorong mencerminkan wilayah tempat kegiatan operasionalnya," tegasnya.


Menurutnya, langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya Pemprov Riau meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dengan data kendaraan yang lebih akurat dan administrasi yang tertib, potensi penerimaan daerah diharapkan dapat dihitung serta dioptimalkan secara lebih tepat.


Ia pun meminta pemerintah kabupaten dan kota tidak hanya menunggu laporan, tetapi aktif berkoordinasi dengan instansi terkait dan pelaku usaha untuk memastikan kendaraan yang digunakan dalam kegiatan operasional perusahaan telah memenuhi ketentuan yang berlaku.


SF Hariyanto menambahkan, optimalisasi penerimaan harus berjalan seiring dengan kepastian berusaha. Perusahaan yang telah memenuhi kewajibannya diharapkan tetap mendapatkan kepastian, sementara potensi penerimaan yang belum tertib perlu diselesaikan melalui pendataan dan penyesuaian administrasi.


"Dengan demikian, penerimaan yang bersumber dari aktivitas ekonomi di daerah dapat kembali mendukung pembangunan dan pelayanan publik di wilayah yang turut menanggung dampak aktivitas tersebut," tukasnya. (rls/pri) 




 
Berita Lainnya :
  • Plt Gubri Minta Bupati-Wali Kota Bantu Tertibkan Kendaraan Perusahaan yang Beroperasi di Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Inflasi Riau Oktober 2026 Tembus 3,09 Persen, Kampar Tertinggi dan Pekanbaru Terendah
    02 Terus Meningkat, Priode Oktober Bapenda Riau Kumpulkan Pajak Daerah Sebesar Rp155 Miliar Lebih
    03 PHE Catat Kinerja Operasional Positif di Triwulan III 2026, Produksi Migas Mencapai 945 Ribu Barel Setara Minyak Per Hari
    04 Syahrial Abdi Paparkan Keberhasilan Penanganan Karhutla Riau di Universitas Riau
    05 Bapak Pembangunan Siak Berpulang, Plt Gubri Sampaikan Belasungkawa
    06 BRK Syariah Tanamkan Nilai Amanah untuk Perkuat Etos Kerja Pegawai
    07 Komisi Informasi Jangan Dimanfaatkan untuk Kepentingan Jahat dan Alat Peras Pengadu
    08 Bukan Sekadar Mengobati, SF Hariyanto Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien dengan Hati
    09 Resmikan Stroke Center, SF Hariyanto Dorong RSUD Arifin Achmad Perkuat Layanan Kesehatan
    10 PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026
    11 Catat! Bapenda Riau Perpanjang Diskon Pajak Angkutan Barang Hingga 31 Desember
    12 Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Maknai Peringatan Sumpah Pemuda dengan Prestasi, inovasi dan Kepedulian
    13 Dua Bulan Menuju Tutup Tahun, BRK Syariah Optimalkan Potensi Bisnis
    14 Terus Tumbuh Double-Digit, Indosat Andalkan Kekuatan Bisnis Inti Telekomunikasi untuk Kembangkan AI
    15 Investasi Riau Capai Rp47,91 Triliun, Serap 41.632 Tenaga Kerja
    16 Pemprov Riau Butuh Anggaran Rp22 Triliun Perbaiki Jalan Provinsi
    17 Tingkatkan Literasi Digital, BRK Syariah Bekali Pimpinan tentang Penggunaan AI
    18 Penataan U-Turn SKA Ditargetkan Selesai Desember, Masyarakat Diminta Bersabar Manfaatnya Dirasakan Awal 2027
    19 Plt Gubri Sebut Iskandar Hoesin Sosok Berdedikasi Tinggi Majukan Dunia Olahraga Riau
    20 Sumpah Pemuda 2026: Generasi Muda Harus Patriotik, Gigih dan Berempati
    21 Sembilan Bulan Mengendap, MKD DPR RI Diminta Tegas Sikapi Laporan
    22 Antisipasi Ancaman Siber, BRK Syariah Gelar Workshop Penanganan Siber
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau