Strategi PHR Regional 1 Jaga Produksi Migas di Tengah Tantangan Lapangan Mature
Rabu, 05-08-2026 - 09:50:58 WIB

TERKAIT:
   
 

BHARABAS MEDIA, JAKARTA – Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional 1 menegaskan komitmennya menjaga ketahanan energi nasional melalui strategi mempertahankan produksi migas di tengah tantangan natural decline lapangan-lapangan mature. Strategi tersebut dipaparkan Direktur Utama PHR Muhamad Arifin dalam Media Gathering PHR Regional 1 2026 di Sentul baru baru ini.


Direktur Utama PT Pertamina Hulu Rokan Muhamad Arifin mengatakan, Regional 1 merupakan salah satu tulang punggung produksi migas nasional. Hingga semester pertama 2026, Regional 1 berkontribusi sekitar 31 persen terhadap lifting minyak nasional atau sekitar 177 ribu barel minyak per hari (MBOPD), serta menyumbang 39 persen produksi minyak dan 27 persen produksi gas Subholding Upstream Pertamina.


Pada semester pertama 2026, Regional 1 membukukan produksi minyak sebesar 178,03 MBOPD atau 87 persen dari target dan produksi gas sebesar 746,80 MMSCFD atau 98 persen dari target. Sementara itu, lifting minyak mencapai 177,47 MBOPD atau 86 persen dari target dan lifting gas 545,25 MMSCFD atau 98 persen dari target.


Arifin menjelaskan, tantangan terbesar yang dihadapi PHR saat ini adalah mengelola lapangan-lapangan migas mature, khususnya Blok Rokan yang telah berproduksi sejak 1952 dan mengalami natural decline lebih dari 30 persen setiap tahun.


_"Menjaga produksi dari lapangan mature membutuhkan upaya yang semakin kompleks. Karena itu kami menjalankan strategi yang tidak hanya mempertahankan baseline produksi, tetapi juga menciptakan sumber pertumbuhan baru agar ketahanan energi nasional tetap terjaga,"_ katanya.


Untuk menjawab tantangan industri hulu migas yang semakin kompleks, PHR menerapkan tiga strategi utama yang saling terintegrasi, yakni _Energy Security, Energy Transition,_ serta _New Business & Strengthening Enablers_ . Ketiga strategi tersebut menjadi landasan perusahaan dalam menjaga ketahanan energi nasional, mendukung transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan, sekaligus membangun kapabilitas baru untuk memastikan pertumbuhan bisnis jangka panjang.


Implementasi strategi tersebut dijalankan melalui lima pilar strategis yang saling melengkapi. Pilar _Maintain Baseline_ menjadi fondasi utama dalam menjaga keberlanjutan produksi dari lapangan-lapangan migas yang telah matang _(mature assets)_ . Upaya ini dilakukan melalui optimalisasi teknologi _primary recovery, secondary recovery,_ hingga _tertiary recovery,_ termasuk penerapan Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR) secara komersial di Minas Area A sejak Desember 2025 untuk meningkatkan perolehan minyak dari lapangan yang telah lama berproduksi.


Di saat yang sama, PHR terus mempercepat pertumbuhan produksi melalui pilar _Production Growth_ . Strategi ini diwujudkan melalui pengembangan struktur baru dan kegiatan eksplorasi di sejumlah wilayah prospektif, seperti Astrea, Pinang East, dan Mustang Hitam, yang telah memberikan tambahan produksi sekitar 1.000–2.000 barel minyak per hari. PHR juga memperkuat kegiatan eksplorasi di cekungan matang maupun wilayah kerja baru yang memiliki potensi sumber daya migas, didukung pembangunan infrastruktur yang memadai. Selain itu, perusahaan mulai mengembangkan ekosistem Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS) secara menyeluruh sebagai salah satu pendorong pertumbuhan bisnis di masa depan.


Seiring dengan upaya menjaga dan meningkatkan produksi, PHR juga mempercepat transformasi menuju perusahaan energi yang lebih berkelanjutan melalui pilar _Energy Transition_ . Fokus utama pilar ini adalah mengoptimalkan potensi cadangan gas sebagai energi transisi, memperkuat penerapan prinsip _Environmental, Social, and Governance_ (ESG), serta menjalankan berbagai inisiatif dekarbonisasi. Langkah tersebut sekaligus membuka peluang pengembangan bisnis berbasis gas yang semakin berperan dalam mendukung bauran energi nasional.


Untuk memastikan perusahaan tetap tangguh menghadapi dinamika industri energi global, PHR mengedepankan pilar _Competitiveness_ melalui penerapan strategi _cost leadership_ , percepatan transformasi digital, serta optimalisasi proses bisnis guna meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan keunggulan operasional. Upaya tersebut kemudian diperkuat melalui pilar _Value Added & New Business_ yang berfokus pada penciptaan nilai tambah dan pengembangan peluang usaha baru, antara lain melalui penyediaan layanan _Carbon Capture and Storage_ (CCS), optimalisasi logistik, peningkatan efisiensi energi, serta pemanfaatan kalkulator karbon untuk mengukur dan memantau emisi.


Keseluruhan strategi tersebut ditopang oleh fondasi organisasi yang kuat, meliputi transformasi digital, penerapan HSSE dan prinsip keberlanjutan, pengembangan sumber daya manusia dan keunggulan eksekusi, tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG), manajemen risiko, serta penguatan hubungan dengan para pemangku kepentingan dan pemberdayaan masyarakat.


Selain menjaga produksi, PHR juga terus memperkuat keberlanjutan cadangan migas. Hingga Juni 2026, Regional 1 telah menyelesaikan tiga sumur eksplorasi atau melampaui target, merealisasikan 163 sumur eksploitasi, menambah cadangan P1 sebesar 6,26 MMBOE, serta membukukan temuan sumber daya 2C sebesar 16,49 MMBOE.


Di sisi operasional, perusahaan mencatat kinerja proyek yang positif dengan _Schedule Performance Index_ (SPI) sebesar 0,960 dan Cost Performance Index (CPI) sebesar 1,133. Akuisisi seismik 3D mencapai 140 kilometer persegi atau 140 persen dari target, sementara program workover dan well service terus dipercepat untuk mendukung peningkatan produksi pada semester kedua tahun ini.


Kemudian dari sisi HSSE, Hingga Juni 2026, Regional 1 mencatatkan zero fatality, Total Recordable Injury Rate (TRIR) 0,00, serta 74,97 juta jam kerja aman. Kinerja keselamatan ini menjadi fondasi untuk menjaga operasi yang andal, berkelanjutan, dan mampu mendukung pasokan energi nasional.


Arifin menambahkan, penting bagi PHR untuk terus mengembangkan inovasi teknologi, mulai dari digitalisasi, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), Internet of Things (IoT), otomasi, hingga pengembangan CEOR dan MNK.


_"Kami meyakini kombinasi inovasi teknologi, investasi yang berkelanjutan, serta eksplorasi agresif akan menjadi kunci menjaga produksi migas nasional di tengah tantangan lapangan mature sekaligus memperkuat ketahanan energi Indonesia,"_ ujar Arifin.


Media Gathering yang berlangsung pada 29–30 Juli 2026 di The Alana Hotel & Conference Center Sentul mengusung tema "Collaboration, Energy & Impact". Sebanyak 32 jurnalis dari berbagai media nasional mengikuti rangkaian kegiatan yang mencakup pemaparan perusahaan, diskusi, networking, team building, hingga ramah tamah. Kegiatan ini menjadi wadah untuk mempererat hubungan, membangun komunikasi yang terbuka, serta meningkatkan pemahaman media mengenai industri hulu migas, tantangan yang dihadapi, dan kontribusi PHR dalam mendukung ketahanan energi nasional.


Media Gathering PHR Regional 1 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kedekatan, membangun kepercayaan (trust), serta menciptakan mutual understanding antara PHR dan insan media. Melalui kolaborasi yang semakin erat, PHR berharap informasi mengenai industri hulu migas dan perannya dalam menjaga ketahanan energi nasional dapat tersampaikan secara akurat dan konstruktif kepada masyarakat. (rls/pri) 




 
Berita Lainnya :
  • Strategi PHR Regional 1 Jaga Produksi Migas di Tengah Tantangan Lapangan Mature
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 OJK Nilai Sektor Jasa Keuangan Tetap Stabil di tengah Tekanan Global
    02 Rehabilitasi Irigasi Sasar 18.453 Hektare Sawah, Lima Kabupaten di Riau Jadi Prioritas
    03 Plt Gubri Sampaikan Usulan Pembangunan Jembatan dan Flyover ke Menteri PU
    04 Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Perkuat Kesiapsiagaan Firefighter melalui Agility Test
    05 Strategi PHR Regional 1 Jaga Produksi Migas di Tengah Tantangan Lapangan Mature
    06 BRK Syariah Dukung Proses Hukum Dugaan Korupsi KUR, Tegaskan Komitmen Berantas Fraud
    07 Progres RS UPT Kemenkes Riau Capai 90 Persen, Akhir Tahun 2026 Siap Diresmikan
    08 Cek Kesehatan Gratis Jadi Strategi Tekan Penyebaran TB, Plt Gubri: Lakukan Dengan Optimal
    09 Perkuat Penanganan TB di Riau, Kemenkes RI Serahkan Bantuan X-Ray Portable
    10 PUPR Riau Mulai Perbaiki Jalan Sontang-Duri
    11 BRI Apresiasi Layanan Kepada Pensiunan Jadi Bukti Komitmen Tingkatkan Kepuasan Loyalitas Nasabah
    12 Wujud Nyata Komitmen Sosial, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Santuni Anak Yatim Ring 1
    13 Pemprov Riau Jadikan Data BPS Acuan Mengawal RPJMD 2025-2029
    14 BRK Syariah Jadi Mitra yang Diharapkan Mendorong Ekonomi Desa Mengkait
    15 Sambut HUT ke-69 Riau, Pemprov Anjangsana ke Kediaman Gubernur Pada Masanya Syamsuar
    16 Plt Gubri SF Hariyanto Serahkan Penghargaan untuk 10 Koperasi Lintas Daerah di Riau
    17 Ketika Sebuah Gerobak Mengantarkan Harapan, Tekad Linda Jaga Mimpi Anak-Anaknya Agar Tetap Hidup
    18 Masuk Rangkaian Hari Jadi ke-69, Plt Gubri Ajak Masyarakat Hadiri Riau Bershalawat
    19 Ambulans untuk IKRAB Duri, Bukti Komitmen CSR BRK Syariah bagi Kesehatan dan Ekonomi Masyarakat
    20 Cetak Peserta Terbanyak se-Riau Kepri, BRK Syariah dan Pemkab Inhil Gelar Ramah Tamah ASN Pensiun dan Purnabakti
    21 Pansel Umumkan Hasil Seleksi Admintrasi Komisaris dan Direksi BRK Syariah
    22 Kolaborasi BRK Syariah dan Disdukcapil Rohil Permudah Pelajar Miliki Tabungan SimPel dan KIA
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau