MPR Dorong Obligasi Daerah Jadi Solusi Pembiayaan di Tengah Keterbatasan Fiskal
Senin, 20-07-2026 - 17:58:23 WIB

TERKAIT:
   
 


BHARABAS MEDIA, PEKANBARU — Pemerintah dan MPR mendorong percepatan regulasi agar daerah lebih mandiri secara fiskal. Hal itu dibahas dalam sarasehan di Hotel Pangeran Pekanbaru, Senin, 20 Juli 2026, mengupas obligasi daerah atau surat utang daerah, sebagai alternatif pembiayaan pembangunan dan instrumen investasi publik.


Ketua Badan Penganggaran MPR RI Melchias Marcus  Mekeng mengatakan ditengah tekanan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), obligasi daerah dinilai mampu menjadi katup pengaman pembangunan. Ia menekankan urgensi kemandirian fiskal daerah sesuai amanat konstitusi.


“Kami melihat pembangunan harus tetap berjalan di tengah keterbatasan fiskal. Dengan adanya obligasi daerah, proyek yang benar-benar menunjang perekonomian bisa dibiayai lewat instrumen ini,” ujar Melchias Mekeng dalam pemaparannya.


Lebih Lanjut ia mengatakan Penerbitan obligasi daerah tidak bisa dilakukan sembarangan. Daerah dituntut untuk menerapkan tata kelola keuangan yang transparan, termasuk ketertiban pembukuan dan penyajian neraca yang akuntabel.


Perlindungan investor dalam skema obligasi daerah menjadi salah satu poin penting, mengingatkan pengelolaan harus secara jelas, pasti dan transparan. Ia menegaskan mekanisme pasar modal siap mengakomodasi selama prinsip keterbukaan dipenuhi.


“Pertanggungjawaban terhadap publik sebagai investor sangat ketat. Pasar modal kita siap, tetapi daerah harus berkomitmen menjaga akuntabilitas dan transparansi pengelolaan dana,” kata Mekeng.


Saat ini, pembahasan regulasi obligasi daerah memasuki tahap penyusunan naskah akademis. DPR menargetkan pembahasan Undang-Undang ini tidak memakan waktu lama.


“Daerah harus tertib pembukuan dan neracanya. Untuk bisa menerbitkan obligasi juga ada caranya, dan kami berharap UU-nya bisa segera diproses,” imbuh Melchias Mekeng.


Dia berharap instrumen obligasi daerah diharapkan tidak hanya sekadar menjadi sumber dana segar bagi pembangunan infrastruktur di daerah. Lebih dari itu, obligasi ini menjadi alat pendalaman pasar keuangan domestik.


“Dengan sinergi antara pemerintah pusat, DPR, dan pemda, obligasi daerah akan menjadi terobosan bersejarah dalam desentralisasi fiskal kita. Kami optimistis manfaatnya akan langsung dirasakan masyarakat,” katanya.


Saat ini ada belasan negara di dunia yang sudah menerbitkan obligasi daerah untuk pembangunan, di antaranya Amerika Serikat, China dan Jepang. (rls/pri) 




 
Berita Lainnya :
  • MPR Dorong Obligasi Daerah Jadi Solusi Pembiayaan di Tengah Keterbatasan Fiskal
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 BRK Syariah Cabang Pekanbaru Sudirman Tebar Apresiasi dan Tingkatkan Pelayanan Humanis
    02 Update Karhutla Riau: Lahan Terbakar Capai 18.770 Hektar
    03 Bukan Hanya Cendera Mata, BRK Syariah Dengarkan Curhat Nasabah di Hari Pelanggan Nasional
    04 Pertamina Berkah Hadir melalui Pasar Murah, PHE Salurkan 15.000 Paket Sembako bagi Masyarakat Prasejahtera
    05 Hadiri RDPU Dengan DPR RI, SP BRK Syariah Ikut Suarakan Penolakan Pemindahan Payroll ASN
    06 Pemprov Riau Mulai Pelebaran Jalan Tuanku Tambusai, Ditargetkan Rampung Desember Mendatang
    07 BRK Syariah dan Pemko Tanjungpinang Luncurkan Gurindam Pay, Inovasi Digital untuk Optimalkan PAD Secara Real Time
    08 PGN Siap Salurkan Gas Bumi ke 3 UMKM di Pelalawan
    09 Raup Rp123 Miliar, Pemprov Riau Berencana Kembali Buka Pemutihan PKB
    10 Gerak Cepat Plt Gubri, 3 Ruas Jalan di Rohil Diperbaiki untuk Masyarakat
    11 Pertamina Jelaskan Suara Letupan di Kilang Dumai, Pastikan Kondisi Kilang Aman
    12 BRK Syariah Dorong Optimalisasi Payroll PPPK, Perkuat Peran BUMD bagi Ekonomi Daerah
    13 Pertamina Kilang Dumai Dukung Mahasiswa Melek Energi dan Lingkungan Lewat Pertamina Goes to Campus
    14 Response Cepat PHR Tangani Karhutla di Sekitar Wilayah Operasi
    15 Pemprov Riau Siapkan Rakor Bersama Seluruh Desa, Perkuat Komitmen Penanganan Karhutla
    16 Melalui REF 2026, BI Riau Dorong Pertumbuhan Ekonomi Solid dan Percepatan Digitalisasi
    17 Meski Karhutla Terkendali, Plt Gubri Berharap Semua Pihak Jangan Lengah dan Tetap Waspada
    18 Pemprov Riau dan BI Dorong Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Digital
    19 BRK Syariah Perluas Pilihan Masyarakat dalam Bertransaksi Keuangan
    20 Cabang BRK Syariah Pekanbaru dan Komjaki Riau Dorong Inklusi Keuangan Syariah
    21 Plt Gubernur Riau SF Hariyanto Terima Penghargaan Indeks Keinsinyuran Daerah 2026
    22 Tetap Gelar Turnamen di Tengah Kabut Asap, Dispora Riau Dinilai Abaikan Kesehatan Anak-anak
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau