Tesso Nilo dan Tanah Ulayat Jadi Fokus Pembahasan Pemprov Riau dan ATR/BPN
Sabtu, 11-07-2026 - 13:26:11 WIB

TERKAIT:
   
 


BHARABAS MEDIA, PEKANBARU – Penanganan persoalan pertanahan di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) dan percepatan sertifikasi tanah ulayat menjadi fokus pembahasan dalam audiensi antara Staf Khusus Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Bidang Reforma Agraria, Rezka Oktoberia, dengan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, di Ruang Kerja Wakil Gubernur Riau, Jumat 10 Juli 2026.


Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Riau dalam menyelesaikan berbagai persoalan pertanahan secara komprehensif, sekaligus mendorong percepatan pelaksanaan reforma agraria di daerah.


Staf Khusus Menteri ATR/BPN Bidang Reforma Agraria, Rezka Oktoberia, mengatakan Provinsi Riau menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian dalam pelaksanaan reforma agraria, khususnya terkait penataan administrasi pertanahan dan penyelesaian persoalan di kawasan Tesso Nilo.


"Salah satu yang menjadi perhatian kami adalah persoalan pembatalan sertifikat di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo. Karena itu, kami berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Riau agar penanganannya dapat dilakukan secara tepat, terukur, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujar Rezka.


Selain itu, kata Rezka, Kementerian ATR/BPN juga terus mendorong percepatan sertifikasi tanah ulayat di Provinsi Riau. Program tersebut diharapkan mampu memberikan kepastian hukum bagi masyarakat hukum adat sekaligus meminimalkan potensi sengketa pertanahan.


"Saat ini program sertifikasi tanah ulayat telah berjalan di empat kabupaten di Provinsi Riau. Kami berharap proses penerbitan Hak Pengelolaan (HPL) atas tanah ulayat dapat dipercepat sehingga memberikan perlindungan hukum yang lebih kuat bagi masyarakat adat," katanya.


Sementara itu, Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, menegaskan bahwa persoalan pertanahan merupakan isu strategis yang berkaitan dengan kepastian hukum, perlindungan hak masyarakat, dan keberlanjutan pembangunan daerah. Karena itu, penyelesaiannya memerlukan koordinasi dan kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan.


Menurutnya, tanah ulayat memiliki nilai historis, sosial, dan budaya yang sangat penting bagi masyarakat adat di Riau. Oleh sebab itu, percepatan sertifikasi dan penataan administrasi pertanahan perlu terus didorong agar hak-hak masyarakat adat memperoleh kepastian hukum.


"Kami memandang sertifikasi tanah ulayat sebagai langkah penting untuk memperkuat perlindungan hak masyarakat adat sekaligus menciptakan tata kelola pertanahan yang lebih tertib. Dengan legalitas yang jelas, potensi sengketa dan konflik pertanahan dapat diminimalkan," ujar SF Hariyanto.


Ia menambahkan, koordinasi dengan Kementerian ATR/BPN juga menjadi momentum untuk menyamakan persepsi dalam menyelesaikan berbagai persoalan pertanahan, termasuk di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo.


"Pemerintah Provinsi Riau berkomitmen mendukung setiap kebijakan yang bertujuan menciptakan kepastian hukum di bidang pertanahan. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah, kami optimistis berbagai persoalan pertanahan di Riau dapat diselesaikan secara bertahap dan berkelanjutan," pungkasnya. (rls/pri) 




 
Berita Lainnya :
  • Tesso Nilo dan Tanah Ulayat Jadi Fokus Pembahasan Pemprov Riau dan ATR/BPN
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Jaga Fungsional Ruas Jalan di Rohul Yang Sempat Rusak Parah, UPTJJ Wilayah VI PUPR Riau Bergerak Cepat
    02 Bakat Muda Sumatera Tunjukkan Daya Juang Tinggi Menuju Partai Final
    03 Semarak Perempat Final Piala Dunia 2026 Jadi Berkah Melimpah UMKM Pekanbaru
    04 Dari Audiensi Umum PB Jarum 2026, Yuni Kartika Akui Potensi Atlet Luar Jawa Kian Menjanjikan
    05 Persatuan Wanita Patra Kilang Dumai Bagikan 100 Paket Makan Siang Jumat Berkah dan Mukena Gratis
    06 BRK Syariah Jalani Management Meeting Fitch Ratings Indonesia, Dukung Proses Pemeringkatan Tahun 2026
    07 Tesso Nilo dan Tanah Ulayat Jadi Fokus Pembahasan Pemprov Riau dan ATR/BPN
    08 Masuk Babak Final, Asyfha Selangkah Lagi Raih Supertiket Audisi Umum PB Djarum 2026
    09 Sharing Season Audisi PB Djarum 2026, Ungkap Peran Penting Orang Tua Terhadap Mental Calon Atlet Bulu Tangkis
    10 Disdik Riau Raih Predikat Pelayanan Baik, Plt Gubri SF Hariyanto: Bukti Komitmen Tingkatkan Pelayanan Terbaik
    11 PGN Raih Penghargaan Indonesia Excellence Good Corporate Governance Awards 2026
    12 Uji Publik Calon Anggota KPID Riau Ditutup, Prof Syarifah: Tidak Ada Masukan Warga
    13 Sektor Putra Tunjukkan Standar Kompetitif, Pertanda Pembinaan Usia Dini di Daerah mulai Berkembang
    14 Merajut Kembali Mimpi yang Hanyut: Kisah Pengrajin Tenun Srikandi Serumpun Bangkit Bersama PHR
    15 Bocah di Pelalawan Riau Tewas Diterkam Harimau Sumatera
    16 Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih 3 Penghargaan di Ajang IDEAS 2026
    17 Empat Inovasi PHR Raih Apresiasi di IOC Forum & Hackathon Hulu Migas 2026
    18 Jaksa KPK Tuntut Gubri Non Aktif Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara
    19 Meski Anggaran Terbatas, UPTJJ Wilayah V PUPR Riau Tetap Perbaiki Jalan Lintas Petapahan-Gelombang
    20 PHE OSES Mulai Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR) Offshore Pertama di Indonesia
    21 Pencarian Talenta Super Dimulai dari Kota Madani
    22 Kapolri Serahkan Bantuan Alat Karhutla untuk Riau
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau