Bocah di Pelalawan Riau Tewas Diterkam Harimau Sumatera
Jumat, 10-07-2026 - 11:20:12 WIB

TERKAIT:
   
 


BHARABAS MEDIA, PEKANBARU - Seorang bocah berusia 12 tahun bernama Jerlin Zalukhu tewas diterkam Harimau Sumatera di kawasan areal Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan Hutan Tanaman Industri (PBPH-HTI) di, Desa Sungai Arai, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan.


Kepala BBKSDA Riau, Supartono, mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (7/7/2026) dini hari.


"Berdasarkan hasil investigasi, korban diserang sekitar pukul 04.30 WIB saat berada di luar kamar mandi camp pekerja," kata Supartono, Jumat (10/07/26).


Setelah menerima laporan serangan harimau tersebut, tim mitigasi langsung diturunkan ke lokasi dan berkoordinasi dengan pihak perusahaan.


"Tim mitigasi sedang berkoordinasi dengan pihak perusahaan untuk menyusun rencana observasi lapangan, pengumpulan data, serta olah tempat kejadian perkara (TKP)," ujar Supartono.


Berdasarkan informasi yang diperoleh tim di lapangan, korban sebelum serangan harimau sedang menemani kakaknya mencuci peralatan makan di kamar mandi camp.


Saat kejadian, korban tiba-tiba diseret harimau yang diduga masuk melalui pagar pelindung bagian belakang camp yang dalam kondisi terbuka akibat mengalami kerusakan.


"Korban kemudian ditemukan sekitar 10 meter di belakang camp dengan luka pada bagian leher kiri dan kanan," jelas Supartono.


Menurut hasil pengukuran tim di lapangan, lokasi kejadian berada di camp pekerja PBPH-HTI, berjarak sekitar 5,3 kilometer dari kawasan Taman Nasional Zamrud dan sekitar 5,7 kilometer dari kawasan Restorasi Ekosistem Riau (RER), serta secara administratif berada di wilayah Desa Sungai Ara dan Desa Pangkalan Terap, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan.


Sementara itu, hasil identifikasi menemukan tanda keberadaan Harimau Sumatera di sekitar camp pekerja. Jejak yang ditemukan memiliki ukuran panjang sekitar 16 sentimeter dan lebar 15 sentimeter, dengan jarak langkah terjauh antara kaki depan dan belakang sekitar 120 sentimeter.


Selain itu, hingga pukul 18.00 WIB, tim juga masih menerima laporan kemunculan Harimau Sumatera di sekitar lokasi kejadian.


"Saat ini tim sedang melakukan pemasangan camera trap di sekitar lokasi kejadian," kata Supartono.


Tim menduga kemunculan Harimau Sumatera di lokasi tersebut dipicu adanya satwa mangsa yang dipelihara di dalam camp pekerja.


"Untuk menghindari kejadian serupa, petugas dan pemangku kepentingan terkait melakukan penyitaan terhadap satwa mangsa tersebut," kata Supartono.


Sebagai langkah antisipasi, tim BBKSDA Riau mengimbau seluruh masyarakat, pekerja, dan perusahaan yang beraktivitas di sekitar kawasan habitat Harimau Sumatera agar meningkatkan kewaspadaan, tidak melakukan aktivitas seorang diri, terutama pada malam hingga dini hari.


Masyarakat juga diimbau memastikan sistem pengamanan camp dalam kondisi baik serta segera melaporkan kepada petugas apabila mengetahui keberadaan satwa liar di sekitar lokasi.


"Tim BBKSDA Riau akan terus melakukan upaya penanganan secara terukur bersama pihak terkait, dengan tetap mengedepankan keselamatan manusia serta pelestarian Harimau Sumatera sebagai satwa yang dilindungi," tutup Supartono. (rls/pri) 




 
Berita Lainnya :
  • Bocah di Pelalawan Riau Tewas Diterkam Harimau Sumatera
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Sharing Season Audisi PB Djarum 2026, Ungkap Peran Penting Orang Tua Terhadap Mental Calon Atlet Bulu Tangkis
    02 Disdik Riau Raih Predikat Pelayanan Baik, Plt Gubri SF Hariyanto: Bukti Komitmen Tingkatkan Pelayanan Terbaik
    03 PGN Raih Penghargaan Indonesia Excellence Good Corporate Governance Awards 2026
    04 Uji Publik Calon Anggota KPID Riau Ditutup, Prof Syarifah: Tidak Ada Masukan Warga
    05 Sektor Putra Tunjukkan Standar Kompetitif, Pertanda Pembinaan Usia Dini di Daerah mulai Berkembang
    06 Merajut Kembali Mimpi yang Hanyut: Kisah Pengrajin Tenun Srikandi Serumpun Bangkit Bersama PHR
    07 Bocah di Pelalawan Riau Tewas Diterkam Harimau Sumatera
    08 Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih 3 Penghargaan di Ajang IDEAS 2026
    09 Empat Inovasi PHR Raih Apresiasi di IOC Forum & Hackathon Hulu Migas 2026
    10 Jaksa KPK Tuntut Gubri Non Aktif Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara
    11 Meski Anggaran Terbatas, UPTJJ Wilayah V PUPR Riau Tetap Perbaiki Jalan Lintas Petapahan-Gelombang
    12 PHE OSES Mulai Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR) Offshore Pertama di Indonesia
    13 Pencarian Talenta Super Dimulai dari Kota Madani
    14 Kapolri Serahkan Bantuan Alat Karhutla untuk Riau
    15 Riau dan Jawa Timur Perkuat Kerja Sama Dagang dan Investasi, Bangun Rantai Pasok Nasional
    16 Untuk Dapatkan Bibit Unggul Daerah, PB Jarum Gelar Audisi di Pekanbaru
    17 Gerobak Sorong CSR BRK Syariah, Penggerak Rezeki Rintus dan Kemudahan BBM bagi Warga Desa Mengkait
    18 Waspada Penipuan, Basarnas Tidak Pernah Meminta Uang Dalam Operasi SAR
    19 BRK Syariah Perkuat Kiprah di Kancah Nasional, Tegaskan Komitmen Kepatuhan Syariah dan Pengelolaan Zakat Berdampak
    20 Elnusa Journalistic Award 2026, Menguatkan Literasi Energi melalui Karya Jurnalistik Berkualitas
    21 Plt Gubri SF Hariyanto Tegaskan MPLS 2026 di Riau Harus Bebas Perpeloncoan
    22 BRK Syariah dan Wakaf Warrior Hadirkan CWLD, Wujudkan Wakaf Produktif untuk Pengadaan Alat Kesehatan di Batam
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau