Perkuat Ketahanan Energi Nasional, PGN Garap Potensi CBM Tanjung Enim 9,7 TCF
Senin, 06-07-2026 - 15:13:58 WIB

TERKAIT:
   
 

BHARABAS MEDIA, PAGARDEWA – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina berkomitmen penuh dalam optimalisasi pemanfaatan potensi gas domestik guna mendukung penguatan ketahanan energi nasional. Untuk itu, PGN mencari sumber-sumber pasokan baru yang non-konvensional dengan melaksanakan beberapa program gasifikasi dari molekul-molekul gas dan juga sumber-sumber pasokan yang ada.


Salah satu inisiatif yang tengah dilakukan adalah pemanfaatan Coalbed Methane (CBM) atau gas berbasis batubara yang dapat dimanfaatkan untuk dapat dijadikan gas methane dan menambah pasokan bagi PGN.


Bagi PGN, pengembangan CBM di Tanjung Enim berpotensi membuka ruang monetisasi sumber daya gas non-konvensional domestik yang selama ini belum optimal. Inisiatif ini juga dapat menjadi salah satu opsi diversifikasi pasokan gas domestik bagi PGN untuk mendukung kebutuhan industri dan pembangkit. Berdasarkan data Ditjen Migas KESDM, potensi CBM di Tanjung Enim diperkirakan mencapai sekitar 9,7 TCF OGIP atau Original Gas in Place, dengan estimasi nilai potensi gas sekitar US$15,4 miliar.


PGN menegaskan kesiapan teknis maupun komersial melalui penyusunan skema pemanfaatan gas bumi yang ada, dengan target penyaluran yang diproyeksikan tumbuh secara bertahap mulai dari 1 MMSCFD hingga mencapai 25 MMSCFD.


Pada Jumat (3/7/2026), PGN menerima kunjungan kerja dari Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman beserta jajaran di Stasiun Penerima Gas (SPG) dan Stasiun Kompresor Gas (SKG) Pagardewa. Kunjungan tersebut turut dihadiri Kasdam II/Sriwijaya Brigadir Jenderal TNI Iwan Ma’ruf Zainudin, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan Dr. Drs. H. Edward Candra, Sekretaris Daerah Kabupaten Muara Enim Ir. Yulius, M.Si., Anggota DPRD Kabupaten Muara Enim Jonidi, S.H., serta jajaran pemangku kepentingan terkait.


Dalam kesempatan tersebut, Kantor Staf Presiden (KSP) hadir untuk memastikan seluruh program prioritas nasional berjalan secara efektif dan tepat sasaran, terutama program yang berkaitan erat dengan ketahanan energi, peningkatan kapasitas produksi domestik, serta pengurangan ketergantungan terhadap impor energi.


Kepala Staf Kepresidenan menyampaikan bahwa percepatan proyek pengembangan pemanfaatan CBM menjadi perhatian bersama karena memiliki nilai strategis bagi kepentingan nasional. Menurutnya, meskipun masih terdapat sejumlah aspek administrasi yang perlu diselesaikan, termasuk penyesuaian Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), seluruh pihak telah menyepakati pentingnya percepatan penyelesaian sesuai ketentuan yang berlaku. KSP mendorong penyelesaian hambatan lintas sektor agar pengembangan Gas Metana Batubara dari wilayah Muara Enim ini dapat segera masuk tahap komersialisasi, dimana penyelesaian administrasi tetap harus mengikuti mekanisme dan ketentuan yang berlaku.


Direktur Utama PGN Arief K. Risdianto menyampaikan apresiasi atas dukungan dari KSP terhadap upaya PGN dalam rangka penguatan gas bumi domestik dan mengurangi impor energi nasional. Terutama, memimpin solusi dalam mengatasi kendala-kendala dalam pengembangan infrastruktur gas bumi di wilayah Pagardewa dan sekitarnya.


Selain coal-bed methane (CBM), PGN juga mencoba meraih potensi pasokan dari biomethane yang bersumber dari limbah kelapa sawit dan Synthetic Natural Gas (SNG). Potensi pasokan dari ketiga sumber ini sangat besar di Sumatera Selatan.


“Dalam upaya menjaga kestabilan pasokan sekaligus memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia di Sumatera Selatan, PGN melaksanakan pengembangan infrastruktur injection point. Infrastruktur ini sebagai titik pengumpul gas, di mana gas yang bersumber dari tiga pasokan, baik dari coalbed methane, dari biomethane ataupun juga sumber lainnya akan dikumpulkan yang kemudian akan masukkan ke dalam pipa transmisi yang sudah ada,” jelas Arief.



Integrasi infrastruktur berbasis pipeline dan non-pipeline menjadi kunci utama efektivitas penyerapan energi ini. Dengan rekam jejak yang solid serta portofolio infrastruktur gas bumi yang luas sebagai Subholding Gas Pertamina, PGN siap menjalankan peran strategisnya sebagai jembatan utama antara titik sumber pasokan gas dengan masyarakat, dengan tetap tetap mematuhi prinsip tata kelola perusahaan yang baik (GCG).


Kendati kesiapan operasional, PGN menggarisbawahi bahwa percepatan proyek strategis ini membutuhkan dukungan dari seluruh stakeholder. Oleh karena itu, PGN menilai dukungan dari KSP memegang peranan penting  dalam menjembatani komunikasi antar pemangku kepentingan agar koordinasi dapat berjalan lebih taktis dan efektif, serta selaras dengan peran masing-masing pihak serta tindak lanjut yang jelas di setiap lini.


“PGN menegaskan komitmen jangka panjangnya untuk terus mengawal kebijakan Pemerintah. Dari wilayah Muara Enim dan Pagardewa, PGN bertekad menghadirkan solusi energi domestik yang bersih, andal, dan memberikan multiplier effect yang luas bagi masyarakat dan berkontribusi pada perekonomian daerah,” tutup Arief. (rls/pri) 




 
Berita Lainnya :
  • Perkuat Ketahanan Energi Nasional, PGN Garap Potensi CBM Tanjung Enim 9,7 TCF
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Puncak Peringatan HUT ke 50 RSUD Arifin Achmad Penuh Ditutup Dengan Fun Run
    02 Perkuat Ketahanan Energi Nasional, PGN Garap Potensi CBM Tanjung Enim 9,7 TCF
    03 Pemprov Riau Matangkan Pelaksanaan Bantuan Stimulus Perumahan Swadaya
    04 BRI Peduli Salurkan 500 Paket Sembako kepada Jemaat Tiga Gereja di Pekanbaru
    05 BRKS Mobile Hadirkan Fitur QRIS Cross Border Antarnegara
    06 BRI dan RS Awal Bros Grup Jalin Kerja Sama Employee Benefit untuk Tingkatkan Kesejahteraan Karyawan
    07 Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Terima Kunjungan PT Pertamina Petrochemical Trading
    08 Khitan Ceria PHR Wujudkan Senyum Sehat Generasi Masa Depan Rokan
    09 PHE Raih Dua Penghargaan Tertinggi pada ESG Governance KADIN–GAPPS International Awards 2026
    10 KONI Riau Buka Verifikasi Calon Cabor Baru, Berkas Ditunggu Hingga 11 Juli
    11 Rumah Sakit Hewan Pertama di Riau Segera Terwujud
    12 11 Daerah di Riau Masih Tertular Rabies, Tujuh Warga Meninggal dalam Lima Tahun Terakhir
    13 Mukhlisin Terima SK Plt Bupati Kuansing Gantikan Suhardiman Amby
    14 Plt Gubri Keluarkan SE Bebaskan Pemotongan Zakat Profesi PPPK
    15 Perkuat Inklusi Keuangan Generasi Muda, OJK Riau Gelar Bootcamp Duta Literasi Keuangan
    16 Tinjau Langsung Progres Remediasi TTM, PHR dan Komisi III DPRD Riau Perkuat Sinergi Pemulihan Lingkungan
    17 121 Ribu Kendaraan di Rokan Hilir Menunggak Pajak, Nilainya Mencapai Rp32 Miliar
    18 Angkat Kopi Liberika Meranti, Kpw BI Riau Kembali Gelar Event Karya Riau Bertuah 2026
    19 Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Terima Kunjungan Mahasiswa Nasional hingga Internasional
    20 BRK Syariah Perkuat Budaya Menabung Pelajar Lewat Kejar Award 2026 dan Buka 300 Rekening SimPel di SMPN 37 Pekanbaru
    21 19 Tahun PHE, Perkuat Ketahanan Energi Nasional Melalui Kinerja Hulu Migas yang Tangguh
    22 BRI BO Pekanbaru Sudirman Hadir di Car Free Day, Kenalkan BRImo Lewat Aktivitas Interaktif dan Edukasi Digital
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau