Kadisdik Riau, Imbau Orang Tua dan Siswa Tidak Memaksakan Masuk Sekolah Tertentu
Kamis, 18-06-2026 - 08:30:43 WIB

TERKAIT:
   
 

BHARABAS MEDIA, PEKANBARU -- Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya, mengimbau para orang tua dan calon peserta didik baru agar tidak memaksakan diri mendaftar ke sekolah tertentu jika peluang diterimanya sangat kecil.


Menurutnya, dalam proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB), siswa sebaiknya mempertimbangkan peluang diterima berdasarkan persyaratan dan ketentuan yang berlaku.


Erisman mengatakan, masih banyak orang tua maupun calon siswa yang berfokus pada sekolah-sekolah favorit tanpa memperhatikan kemampuan akademik, prestasi, maupun faktor domisili yang menjadi dasar seleksi.


"Jangan memaksakan kehendak untuk masuk ke sekolah tertentu apabila memang tidak memenuhi syarat. Carilah sekolah yang peluang diterimanya lebih besar, terutama pada jalur domisili,"ujar Erisman Yahya, Kamis (18/6/2026).


Ia menjelaskan, setiap jalur penerimaan memiliki kriteria yang harus dipenuhi oleh calon peserta didik. Karena itu, siswa dan orang tua perlu memahami posisi serta peluang yang dimiliki sebelum menentukan pilihan sekolah.


Menurutnya, memaksakan diri mendaftar ke sekolah dengan tingkat persaingan tinggi tanpa didukung nilai, prestasi akademik maupun nonakademik yang memadai justru berisiko membuat siswa tidak lolos seleksi.


"Kalau tidak memiliki prestasi, nilainya rendah, atau tidak memenuhi persyaratan yang dibutuhkan, jangan memaksakan diri masuk ke sekolah tertentu. Lebih baik mencari sekolah yang memang berpotensi besar menerima siswa tersebut. Misalnya jalur domisili,"katanya.


Erisman menegaskan bahwa proses SPMB saat ini telah berjalan secara digital dan terintegrasi melalui sistem. Karena itu, seluruh data dan proses seleksi dapat dipantau secara terbuka sehingga tidak ada ruang untuk praktik yang menyimpang dari ketentuan.


"Apalagi saat ini semuanya sudah melalui sistem. Semua data dan proses seleksi akan terlihat di sistem. Jadi tidak bisa main-main," tegasnya.


Dengan sistem yang berjalan secara transparan tersebut, lanjut Erisman, peluang setiap calon peserta didik akan ditentukan berdasarkan data dan persyaratan yang dimiliki, bukan karena faktor lain di luar ketentuan yang berlaku.


Ia menilai, saat ini kualitas pendidikan di berbagai SMA dan SMK di Riau sudah semakin merata. Karena itu, masyarakat tidak perlu terpaku pada beberapa sekolah tertentu saja.


"Mutu sekolah kita sudah bagus-bagus. Tidak hanya sekolah yang dianggap favorit, tetapi banyak sekolah lain yang juga memiliki kualitas pendidikan yang baik," jelasnya.


Ia mengingatkan para calon peserta didik dan orang tua untuk memanfaatkan informasi yang tersedia dalam sistem SPMB guna melihat peluang diterima di masing-masing sekolah.


Dengan demikian, pilihan sekolah dapat disesuaikan dengan kemampuan dan peluang yang dimiliki.


"Kami berharap siswa dan orang tua dapat melihat peluang secara realistis. Pilihlah sekolah yang kemungkinan diterimanya lebih besar sehingga proses penerimaan berjalan lancar,"jelasnya. (rls/pri) 




 
Berita Lainnya :
  • Kadisdik Riau, Imbau Orang Tua dan Siswa Tidak Memaksakan Masuk Sekolah Tertentu
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning Bantu Pemulihan SMP yang Terdampak Puting Beliung
    02 Pengamat Hukum: Kesaksian UAS Tidak Berpengaruh Besar Pada Dugaan Korupsi Lebih Bersifat Pembelaan Personal
    03 Pendaftaran Seleksi Komisaris dan Direksi Bank Riau Kepri Syariah Diperpanjang hingga 3 Juli 2026
    04 BRK Syariah Perkuat Bisnis Emas, SDI Dibekali Sertifikasi Penaksir Rahn
    05 Komisi VI DPR RI Tinjau Inovasi CEOR Minas, Dukung Langkah Pertamina Jaga Ketahanan Energi Nasional
    06 Elnusa Perkuat Ketahanan Energi Nasional melalui Teknologi Seismik Laut Dalam pada Proyek Offshore 3D Kandawulo
    07 PGN Hadirkan Bedah Dapur GasKita 2026, Pelanggan Baru Berkesempatan Raih Dapur Impian
    08 Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Lakukan Aksi Penghijauan di Dua Tempat
    09 Sukses Uji Produksi Sumur SLW-F2X, Pertamina EP Papua Field Catat Produksi Awal 623 BOPD
    10 Resmikan Layanan Rahn Gadai Emas di Kota Batam, BRK Syariah Perluas Akses Pembiayaan Syariah bagi Masyarakat
    11 Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Lepas Pelaksanaan Program Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Unri
    12 JPU KPK Klaim Dakwaan Abdul Wahid Cs Makin Kokoh, Saksi Ahli Sebut Unsur Pemerasan dan OTT Terpenuhi
    13 Kadisdik Riau, Imbau Orang Tua dan Siswa Tidak Memaksakan Masuk Sekolah Tertentu
    14 BRImo Permudah Pembelian Tiket Ruang Rindu Konser Letto di Pekanbaru
    15 BRK Syariah Perkuat Digitalisasi Layanan Kesehatan, Integrasikan SIPD E-BLUD dan CMS untuk Seluruh Puskesmas di Inhil
    16 Dua Sumur Pengembangan Sejadi Mengalir Hampir 1.900 BOPD, PHKT Tambah Pasokan Minyak Nasional
    17 Dorong UMKM Semakin Produktif, BRI Cabang Tanjungpinang Salurkan KUR Rp696 Miliar
    18 Warga Minas Rajut Kemandirian Ekonomi Lewat Budidaya Lele
    19 PHE Perkuat Ketahanan Energi Nasional Melalui Temuan Sumber Daya dan Tambahan Cadangan
    20 Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Warga Sambut Petugas Sensus Ekonomi 2026 dan Berikan Data Sesuai Fakta
    21 Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, BPS Riau Kerahkan 5.300 Petugas untuk Data Aktivitas Ekonomi
    22 Tekan Angka Kecelakaan, PT HK Bersama Polda Riau dan Polres Siak Bagikan Kopi Gratis di Tol Permai
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau