Plt Gubri Tinjau Koperasi Merah Putih di Kampar, Target 250 Koperasi Selesai Tahun Ini
BHARABAS MEDIA, PEKANBARU -- Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, meninjau langsung Koperasi Merah Putih (KMP), yang berlokasi di Kabupaten Kampar, Kamis (11/06/26). Peninjauan ini dilakukan sebagai bagian dari agenda pemantauan implementasi program prioritas nasional di sektor ekonomi kerakyatan, sesuai dengan program dari Pemerintah Pusat.
Didampingi Bupati Kampar, Ahmad Yuzar dan Kepala Dinas Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan UMKM, Taufik OH, Plt Gubri mengatakan, untuk di Provinsi Riau mendapatkan pembangunan gerai KMP sebanyak 1.862 KMP yang tersebar di 12 Kabupaten Kota. Dan untuk di Kabupaten Kampar, sudah terbangun sebanyak 73 gerai KMP dari 250 KMP yang akan dibangun.
“Ini Alhamdulilah di Kampar, dari target 250, 73 sudah selesai Alhamdulilah. Kita mengucapkan Terimaksih kepada Bupati yang telah memberikan dukungan full disini, lahannya bupati yang menyiapkan kita beri dukungan kepada Bupati,” ujar SF Hariyanto.
Plt Gubri berharap gerai KMP ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat dan meningkatkan perekonomian lokal. Untuk di Provinsi Riau sendiri pembangunan sudah mencapai 58 persen, dan akan terus bertambah hingga mencapai 1.862 KMP.
“Di Riau sudah 58 persen dari 1.082 Koperasi merah putih. Kami berharap ini dapat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan siap dioperasikan oleh pusat,” jelas SF Hariyanto.
Sementara itu, Kepala Dinas Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan UMKM, Taufik OH, mengatakan, untuk KMP di Riau yang mencapai 1.862, prosss pembangunan di Riau dari 12 Kabupaten Kota mencapai 58 dengan dengan proses pembangunan 1.063 KMP.
“Koperasi kita di Riau itu ada sebanyak 1.862 yang sedang proses bangun 1.063 yang sudah selesai 241, yang sedang dibangun 1.063 yang sudah selesai di 12 Kabupaten Kota. Secara keseluruhan sudah selesai 58 persen, itu Perbulan Mei. Kalau tahap kedua kita ingin mengerjakan 100 persen di 1.063. Tinggal 800 sekian itu lahannya belum ada, karena lahannya itu kurang dari ideal, 1.000 meter,” Taufik.
Terkait dengan isi gerai apakah akan langsung diisi oleh Pemerintah pusat melalui Agrinas, Taufik mengatakan, pengisian gerai diselesaikan setelah serah terima.
“Pengerjaan fisik belum serah terima dengan Agrinas karena tim verifiaksi dan validasi belum turun, kita harapkan lounching yang kedua sudah selsai, kita diminta menyelesaikan lebih cepat dan cepat.
Nanti setelah selesi masuk itu dari Agrinas, misalnya mobil, motor meja kursi ac dan lain-lain,” ungkapnya. (rls/pri)
Komentar Anda :