Plt Gubri Segera Panggil Pemko Terkait Siswa SDN 108 Pekanbaru jadi Korban Dugaan Bullying Hingga Tewas
Selasa, 25-11-2025 - 10:40:14 WIB

TERKAIT:
   
 

BHARABAS MEDIA, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau turut menyoroti kasus bullying yang mengakibatkan seorang siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 108 Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya meninggal dunia beberapa waktu lalu.


Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto segera memanggil pihak Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk mengetahui kronologi yang terjadi.


"Akan kita panggil Pemko Pekanbaru. Kita tanyakan apa yang sebenarnya terjadi dan bagaimana kronologinya (kasus bullying)," katanya, Selasa (25/11/2025).


SF Hariyanto berharap kasus serupa tak lagi terjadi. Terlebih di lingkungan pendidikan yang seharusnya menjadi tempat paling aman bagi anak-anak.


"Kita tak ingin ini (bullying) terjadi lagi. Sekolah itu tempat mencari ilmu, tempat seorang manusia bisa dididik menjadi lebih baik dan memiliki akhlak," pungkasnya.


Sebelumnya, isak tangis Deswita, ibu dari MA, murid kelas VI SDN 108 Tengkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya, tak terbendung saat menceritakan detik-detik sebelum anaknya meninggal dunia.


MA diduga menjadi korban perundungan (bullying) teman sekelasnya hingga mengalami kelumpuhan dan akhirnya meninggal dunia pada Minggu (16/11/2025) pukul 02.00 WIB.


Kesaksian itu disampaikan Deswita didampingi suaminya serta Ketua Tim Advokat Pejuang Keadilan (TAPAK) Riau, Suroto, usai rapat bersama Disdik Kota Pekanbaru, pihak sekolah dan TAPAK Riau, Senin (24/11/2025).


Deswita menjelaskan, perubahan kondisi fisik dan emosional anaknya mulai terlihat sejak Kamis (13/11/2025). Saat pulang sekolah, MA menangis dan menyatakan tidak ingin sekolah lagi, namun tidak menjelaskan penyebabnya.


"Pada hari Kamis tanggal 13 November anak saya pulang sekolah dalam keadaan menangis dan bilang tidak mau sekolah lagi. Pada Jumat siangnya tanggal 14 November 2025 anak saya lumpuh, dan saat itu barulah ia bercerita bahwa kepalanya ditendang oleh murid lain inisial FT saat belajar kelompok," ucap Deswita dengan suara terbata-bata.


Menurutnya, tindakan tersebut dilakukan FT tanpa menggunakan sepatu dan disaksikan langsung oleh teman dekat korban berinisial AK. AK kemudian melaporkan kejadian itu kepada wali kelas, namun hanya mendapat respons, "iya tunggu."


"Anak saya yang menangis saat pulang pada hari Kamis juga disaksikan teman bermainnya di sekitar rumah," tambahnya.


Setelah mengalami kelumpuhan, keluarga membawa MA ke pengobatan alternatif. Namun pihak alternatif menyarankan agar dilakukan perawatan medis. Ketika dibawa ke puskesmas pada Sabtu, pelayanan tutup sehingga MA dirawat di rumah sampai akhirnya meninggal dunia.


"Beberapa hari sebelum meninggal, anak saya meminta agar kelak dimandikan dan digelarkan tikar karena rumah akan ramai. Saat itu kami tidak mengerti maksudnya," kata Deswita sambil menangis. (rls/pri) 




 
Berita Lainnya :
  • Plt Gubri Segera Panggil Pemko Terkait Siswa SDN 108 Pekanbaru jadi Korban Dugaan Bullying Hingga Tewas
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Dukung Penanganan Bencana, PGN Distribusikan Bantuan Logistik Tahap Pertama Korban Bencana Sumatera
    02 Pemprov Riau Optimis Hilirisasi Kelapa Sawit dan Replanting Kelapa Bisa Jadi Daya Ungkit Ekonomi 2026
    03 Pelaku Usaha di Pekanbaru Diwajibkan Ganti Kantong Plastik dengan Bahan Ramah Lingkungan
    04 Polda Riau Kerahkan 290 Personel Bantu Pemulihan Bencana di Sumbar
    05 BI Optimis Ekonomi Riau Tetap Tumbuh di Kisaran 4,4 Hingga 5,2 Persen di Tahun 2026
    06 PGN Siagakan Satgas Nataru 2025, Pastikan Pelayanan Terbaik Penyaluran Gas Bumi
    07 Intruksi Presiden Prabowo, Bantuan Darurat Bencana dari Jakarta Tiba di Padang
    08 Bencana Banjir Melanda Tiga Provinsi di Sumatera, Presiden RI Prabowo Sampaikan Duka Mendalam
    09 Kilang Pertamina Dumai Kirim Tim Relawan dan Bantuan Logistik untuk Tanggap Darurat Banjir Pangkalan Brandan
    10 BRK Syariah Gelar Tarbiyah Ruhiyah, Perkuat Integritas dan Keimanan Pegawai
    11 70 Persen Wilayah Kota Pekanbaru Berpotensi Banjir, Mitigasi Diperkuat!
    12 Polsek Bukit Raya Gelar Rekontruksi Dugaan Pembunuhan Satrio Wardana
    13 BMKG Imbau Daerah Aliran Sungai di Riau Waspada Banjir Kiriman dari Provinsi Tetangga
    14 Indosat Sampaikan Empati Mendalam Atas Musibah Banjir Bandang di Wilayah Sumbagut dan Sumbar
    15 Perkuat Ekosistem Pesisir, PHE Jambi Merang Raih Penghargaan Gubernur Sumsel
    16 Plt Gubernur Riau Sampaikan Duka Mendalam untuk Korban Banjir Bandang di Sumbar, Sumut, dan Aceh
    17 Ketika Pemimpin Bicara dengan Hati, Pasien Terharu Dapat Pengobatan Lanjutan Gratis
    18 Kilang Pertamina Dumai Raih 2 Penghargaan Keselamatan Migas Tahun 2025
    19 Menghormati Pahlawan Tanpa Tanda Jasa, PHR Kuatkan Kemandirian Ekonomi Guru-guru di Riau
    20 Sentuhan Harapan untuk Generasi Desa Baru, BRI Peduli Renovasi Sekolah dan Serahkan Beasiswa
    21 "Pacu Jalur Mengayuh Di Ujung Hutan" Talkshow Radio Terbaik KPID Award 2025
    22 Pemprov Riau Dorong Peningkatan Kualitas Siaran Lewat KPID Riau Award 2025
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau