7 Tanda Tubuh Terlalu Banyak Asupan Karbohidrat
Senin, 14-12-2020 - 08:40:39 WIB
Ilustrasi. Kelebihan konsumsi karbohidrat membawa dampak negatif buat tubuh.
TERKAIT:
   
 

BULETINSATU.com -- Diet harian seharusnya mencukupi kebutuhan nutrisi Anda termasuk karbohidrat. Makronutrien satu ini setidaknya mesti memenuhi 45-65 persen dari total kalori harian.

Karena kebutuhan yang banyak, orang kerap terjebak dengan mengonsumsi karbohidrat berlebihan. Situasi ini pun ditambah dengan sumber-sumber karbohidrat yang sangat menggiurkan seperti, pasta, mi goreng, juga roti.

Kelebihan konsumsi karbohidrat membawa dampak negatif buat tubuh. Anda mesti mengenali sinyal yang diberikan tubuh akibat konsumsi karbohidrat berlebihan.

Apa saja tanda tubuh kelebihan karbohidrat?

1. Tubuh lemas dan lelah
Setelah menghabiskan semangkuk pasta dan melahap roti isi cokelat, Anda pasti langsung merasa siap menghadapi pekerjaan. Namun kondisi ini tidak akan berlangsung lama.

Berdasarkan American Heart Association, saat tubuh mencerna karbohidrat sederhana, glukosa dilepaskan ke aliran darah dalam dosis besar. Energi timbul seperti ledakan dan berlangsung singkat.

Setelah itu, Anda bakal merasa tidak berenergi.

"Jika Anda merasa lemas dan lelah setelah makan, itu berarti Anda mengonsumsi terlalu banyak karbohidrat, khususnya yang gampang dicerna," jelas ahli gizi asal New Jersey, Erin Palinski-Wade, dikutip dari Eat This, Not That!.

2. Sering kembung
Biasanya karbohidrat yang banyak dikonsumsi merupakan karbohidrat sederhana. Artinya, tubuh kekurangan serat yang biasa terdapat dalam karbohidrat kompleks.

Kekurangan serat berarti mendatangkan masalah pencernaan termasuk kembung.

Menurut Palinski-Wade, karbohidrat cenderung menahan air. Kalau yang dikonsumsi karbohidrat sehat biasanya tidak akan menghasilkan retensi air berlebihan.

"Namun konsumsi tepung putih dan gula sederhana dalam jumlah besar terutama di malam hari dapat mengakibatkan peningkatan kembung dan retensi air keesokan harinya," katanya.

3. Berat badan naik
Ahli diet dan profesor klinis, Keith Thomas Ayoob, menyebut bahwa kelebihan konsumsi karbohidrat bisa diterjemahkan sebagai kelebihan asupan kalori karena makanan tinggi karbohidrat kerap dibarengi dengan tinggi lemak.

"Makanan manis seperti, cake, pie, kukis mengandung gula, tapi setidaknya setengah kandungan kalori mereka berasal dari lemak. Kalori ini rendah nutrisi sehingga dianggap sebagai kalori kosong," kata Ayoob mengutip dari Livestrong.

4. Tidur bermasalah
Ada banyak faktor yang membuat Anda menemukan masalah saat tidur. Jika Anda suka ngemil saat malam, ini termasuk sumber masalah.

Konsumsi camilan terutama tinggi karbohidrat bisa memaksa tubuh untuk mencerna gula. Ini sama saja meminta tubuh untuk bekerja daripada istirahat. Tidak heran Anda jadi susah tidur.

5. Timbul jerawat
Jerawat biasanya banyak timbul di usia remaja. Namun tidak jarang orang dewasa berusia 30-an atau 40-an masih berjerawat karena genetik atau hormon.

Hanya saja, jerawat bisa timbul akibat kelebihan konsumsi karbohidrat.

Gula dari karbohidrat meningkatkan produksi kelompok hormon androgen yang berhubungan dengan jerawat hormonal.

Sebagian orang akan berjerawat saat kelebihan konsumsi karbohidrat.Breakout biasanya timbul di area mulut dan rahang.

6. Susah konsentrasi
Susah konsentrasi? Susah mengingat bahkan susah berpikir jernih? Cek lagi menu sarapan atau makan siang Anda. Bisa jadi itu karena menu makanan Anda mengandung karbohidrat terlalu banyak.

Sebaiknya tiap porsi makan mengandung nutrisi seimbang agar performa kerja tidak terganggu karena kemampuan kognitif menurun.

7. Adiksi makanan manis
Konsumsi gula membuat tubuh melepas dopamin atau hormon yang bisa menimbulkan perasaan senang plus ketagihan. Makin banyak gula yang dikonsumsi, makin banyak dopamin dilepas.

Karbohidrat sederhana terurai dengan cepat menjadi glukosa. Makan roti putih sama seperti mengonsumsi gula.

Makin banyak konsumsi roti putih, misal, maka Anda makin mendamba makanan manis lain.

(CNI)



 
Berita Lainnya :
  • 7 Tanda Tubuh Terlalu Banyak Asupan Karbohidrat
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 UPT Laboratorium Veteriner Riau Jalani Surveilans dan PRL ISO 17025:2017
    02 TPP Pastikan Tidak Ada Istilah Cabut Dukungan Calon Ketua KONI, Double Tetap Tidak Sah
    03 Ketika Algoritma Bertemu Intuisi Insinyur: Kisah PHR Mengelola Defisit Energi di Blok Rokan
    04 Ekspansi Jargas Batam Diakselerasi, PGN Tegaskan Kesiapan Jalankan Mandat Danantara
    05 PHE Fokus Migas Non-Konvensional dan Deepwater untuk Amankan Pasokan Energi Nasional Jangka Panjang
    06 PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru Catat Kinerja Positif Per 31 Januari 2026
    07 Didukung 10 KONI Daerah dan 27 Cabor, Iskandar Hoesin Yakin Bakal Menang Aklamasi
    08 Dorong Akuisisi Nasabah dan UMKM, Funding Officer BRK Syariah Prospek Langsung di CFD Pekanbaru
    09 Kabapenda Riau Tekankan Optimalisasi Penerimaan Daerah Untuk Pelayanan Publik
    10 Pertamina Hulu Energi Catat Kinerja Solid di Tahun 2025, Perkuat Produksi dan Cadangan Migas Nasional
    11 BRK Syariah Gelar Ramah Tamah Bersama ASN Pra Pensiun dan Purna Bhakti di Pekanbaru
    12 Berkat CSR BRK Syariah, Ida Elisma Akhirnya Memiliki Rumah Impian
    13 Pasca-insiden Tangsi Belanda, Bupati Siak Tutup Semua Cagar Budaya Dua Lantai
    14 Kilang Pertamina Dumai Ajak Mahasiswa Riau Pahami Proses Safety untuk Pengendalian Risiko, SMOM Jadi Dosen Tamu di UNRI
    15 Manuver Dukungan Warnai Bursa Ketua Umum KONI Riau, Tiga KONI Daerah Tarik Sokongan dari Iskandar Hoesin ke Edi Basri
    16 BRK Syariah Gelar Peringatan Isra’ Mi’raj 1447 H, Perkuat Spiritualitas dan Moderasi Berpikir Insan Perusahaan
    17 Niat Ingin Terus Mengabdi Bagi Prestasi Olaghraga Riau, Iskandar Hoesin Kembali Maju Ketua KONI Riau
    18 BPBD Riau Dorong Kabupaten/Kota Segera Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla
    19 Hulu Migas Tetap Jadi Tulang Punggung Energi di Tengah Transisi Global
    20 Dispar Riau Siap Genjot Wisawatan Melalui KEN 2026
    21 BRK Syariah Mantapkan Kinerja Dana melalui Evaluasi dan Pengembangan Sumber Daya Insani FundingBRK Syariah Mantapkan Kinerja Dana melalui Evaluasi dan Pengembangan Sumber Daya Insani Funding
    22 321 Relawan Pajak untuk Negeri Riau Tahun 2026 Siap Asistensi Wajib Pajak
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau