lewat Novel Mountains More Ancient
Penulis Indonesia Isna Marifa Masuk Daftar Pendek Chommanard International Women’s Literary Award 2026
Senin, 30-03-2026 - 13:37:40 WIB

TERKAIT:
   
 

BHARABAS MEDIA, JAKARTA – Sastra Indonesia kembali menorehkan prestasi dalam penghargaan sastra internasional. Kali ini, novel karya Isna Marifa, Mountains More Ancient (Sapaan Sang Giri), berhasil masuk dalam daftar pendek (shortlist) penghargaan sastra perempuan bergengsi, Chommanard International Women’s Literary Award 2026, di Bangkok, Thailand.


Chommanard International Women’s Literary Award merupakan penghargaan bagi karya sastra yang ditulis oleh penulis perempuan dari negara-negara anggota ASEAN, Tiongkok, Hong Kong, dan Taiwan. Penghargaan ini memberikan pengakuan kepada karya sastra yang menunjukkan relevansi budaya, dampak sosial, dan kualitas sastra yang kuat. Pemenang Chommanard International Women’s Literary Award 2026 akan diumumkan pada Award Night tanggal 3 April 2026 di Bangkok, Thailand.


“Saya sangat bersyukur Mountains More Ancient masuk daftar pendek Chommanard Award. Rasanya seperti mimpi disebut dalam satu daftar bersama para penulis yang begitu mumpuni. Pengakuan ini menunjukkan bahwa kisah dalam novel ini juga relevan di luar Indonesia dan negara-negara bekas koloni Belanda,” ujar Isna Marifa, penulis Mountains More Ancient.


Pencapaian ini menambah deretan tonggak penting bagi sastra Indonesia, setelah sebelumnya Ratih Kumala meraih penghargaan yang sama melalui novelnya yang fenomenal, Gadis Kretek. Masuknya karya Isna Marifa dalam daftar pendek tersebut memperkuat kehadiran sastra Indonesia—khususnya karya penulis perempuan—di panggung sastra internasional.


Berlatar tahun 1751, Mountains More Ancient (Sapaan Sang Giri) menceritakan perjalanan Wulan, seorang anak berusia sembilan tahun yang, bersama Ayahnya, dibawa menyeberangi lautan ke Cape Colony (Afrika Selatan). Di dunia yang asing baginya, Wulan dan orang-orang di sekelilingnya berjuang mempertahankan identitas, keyakinan, dan ingatan—sekaligus membangun ikatan dalam komunitas multikultural yang kelak keturunannya dikenal sebagai Cape Malay.





Novel ini pertama kali diterbitkan pada 2020 dengan judul Sapaan Sang Giri oleh Penerbit Ombak. Edisi bahasa Inggrisnya kemudian terbit dengan judul Mountains More Ancient (Kabar Media, 2022), disusul penerbitan kembali edisi kedua Sapaan Sang Giri oleh Kabar Media pada tahun 2024. Buku ini tersedia di berbagai jaringan toko buku di Indonesia.





Terpilihnya novel ini mencerminkan meningkatnya minat internasional terhadap fiksi sejarah Indonesia—menghadirkan tema sejarah kolonial, pemindahan paksa (displacement), serta hubungan manusia yang tak terputus dengan tanah asal.






Ananda Sukarlan (Pianis dan Komposer):


“Buku ini bukan hanya indah bercerita, tapi juga jadi dekat dengan pembaca karena berakar pada sejarah sekaligus menggali ajaran-ajaran Jawa kuno secara artistik. Alur dari kegagalan dan kegigihan meraih harapan sangat menyentuh dan menggugah hati pembaca.”






Halida Nuriah Hatta (Pemerhati Masalah Sosial dan Budaya):


“Membaca buku ‘Sapaan Sang Giri’ (edisi Indonesia dari Mountains More Ancient) membuat setiap pembaca meneteskan air mata. Sangat mendalam, sangat menyentuh. Kita merasa berbaur dan kita merasa bagian dari rasa pedih. Kita merasakan bagaimana nenek moyang dulu, nenek moyang masyarakat Indonesia, mengalami pedihnya perbudakan. Sejarah tidak menceritakan secara jelas perbudakan, tetapi orang Indonesia yang ada di berbagai tempat seperti di Suriname dan di Afrika Selatan, mereka itu datang ke sana adalah bagian dari sistem perbudakan oleh penjajah.”





Tentang Penulis


Isna Marifa adalah penulis Indonesia sekaligus konsultan lingkungan senior. Pekerjaannya membawanya berkiprah di Indonesia, negara-negara tetangga, Korea Selatan dan Amerika Serikat. Kunjungan ke Afrika Selatan memperkuat komitmennya untuk menulis novel yang menyingkap pengalaman orang Indonesia yang diperbudak di wilayah Tanjung Harapan (Cape of Good Hope), melalui kisah tentang cinta, kehilangan, dan kerinduan.
(rls/pri) 





 
Berita Lainnya :
  • Penulis Indonesia Isna Marifa Masuk Daftar Pendek Chommanard International Women’s Literary Award 2026
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 BRK Syariah Cabang Pekanbaru Sudirman Tebar Apresiasi dan Tingkatkan Pelayanan Humanis
    02 Update Karhutla Riau: Lahan Terbakar Capai 18.770 Hektar
    03 Bukan Hanya Cendera Mata, BRK Syariah Dengarkan Curhat Nasabah di Hari Pelanggan Nasional
    04 Pertamina Berkah Hadir melalui Pasar Murah, PHE Salurkan 15.000 Paket Sembako bagi Masyarakat Prasejahtera
    05 Hadiri RDPU Dengan DPR RI, SP BRK Syariah Ikut Suarakan Penolakan Pemindahan Payroll ASN
    06 Pemprov Riau Mulai Pelebaran Jalan Tuanku Tambusai, Ditargetkan Rampung Desember Mendatang
    07 BRK Syariah dan Pemko Tanjungpinang Luncurkan Gurindam Pay, Inovasi Digital untuk Optimalkan PAD Secara Real Time
    08 PGN Siap Salurkan Gas Bumi ke 3 UMKM di Pelalawan
    09 Raup Rp123 Miliar, Pemprov Riau Berencana Kembali Buka Pemutihan PKB
    10 Gerak Cepat Plt Gubri, 3 Ruas Jalan di Rohil Diperbaiki untuk Masyarakat
    11 Pertamina Jelaskan Suara Letupan di Kilang Dumai, Pastikan Kondisi Kilang Aman
    12 BRK Syariah Dorong Optimalisasi Payroll PPPK, Perkuat Peran BUMD bagi Ekonomi Daerah
    13 Pertamina Kilang Dumai Dukung Mahasiswa Melek Energi dan Lingkungan Lewat Pertamina Goes to Campus
    14 Response Cepat PHR Tangani Karhutla di Sekitar Wilayah Operasi
    15 Pemprov Riau Siapkan Rakor Bersama Seluruh Desa, Perkuat Komitmen Penanganan Karhutla
    16 Melalui REF 2026, BI Riau Dorong Pertumbuhan Ekonomi Solid dan Percepatan Digitalisasi
    17 Meski Karhutla Terkendali, Plt Gubri Berharap Semua Pihak Jangan Lengah dan Tetap Waspada
    18 Pemprov Riau dan BI Dorong Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Digital
    19 BRK Syariah Perluas Pilihan Masyarakat dalam Bertransaksi Keuangan
    20 Cabang BRK Syariah Pekanbaru dan Komjaki Riau Dorong Inklusi Keuangan Syariah
    21 Plt Gubernur Riau SF Hariyanto Terima Penghargaan Indeks Keinsinyuran Daerah 2026
    22 Tetap Gelar Turnamen di Tengah Kabut Asap, Dispora Riau Dinilai Abaikan Kesehatan Anak-anak
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau