Perkuat Sinergi Bisnis Petrokimia Nasional
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Terima Kunjungan PT Pertamina Petrochemical Trading
Jumat, 03-07-2026 - 15:49:12 WIB

TERKAIT:
   
 

BHARABAS MEDIA, DUMAI —  Guna mengoptimalkan potensi bisnis petrokimia, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai menerima kunjungan kerja Direktur Utama PT Pertamina Petrochemical Trading (Pertachem) dalam rangka Management Walkthrough (MWT) ke Kilang Dumai pada Rabu (1/7).  Salah satu bahasan penting di dalamnya mengenai salah satu produk unggulan Kilang Pertamina Dumai yaitu Green Coke dalam lini bisnis dengan Pertachem.


Kedatangan rombongan Dirut Pertachem tersebut diterima langsung oleh Pjs. Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Isnandhi Dwi Saputra beserta jajaran manajemen Perusahaan di Main Office Kilang Dumai. Rangkaian MWT dimulai dengan overview proses bisnis unit Kilang Dumai dan sesi dilanjutkan dengan site visit ke area kilang.


Isnandi menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antar entitas Pertamina Group dalam mengembangkan potensi bisnis petrokimia nasional. “Kami berharap kunjungan ini menjadi momentum yang baik untuk semakin mempererat sinergi di lingkungan Pertamina Group, khususnya dalam mengoptimalkan potensi bisnis petrokimia serta menciptakan nilai tambah dari produk-produk kilang yang kita miliki,” ujar Isnandhi dalam sambutannya saat pemaparan overview Kilang Dumai.


Selain mampu memproduksi produk-produk BBM seperti Avtur dan Pertadex juga memproduksi produk-produk Non BBM seperti Green Coke. Green Coke atau Green Petroleum Coke merupakan produk olahan akhir dalam pengolahan minyak bumi berupa residu padat karbon berwarna hitam, yang dihasilkan dari proses pemanasan lanjut dari hidrokarbon residu pada temperatur tinggi di unit kilang, yaitu unit Delayed Coker. Produk tersebut kini menjadi komoditas penting yang banyak dimanfaatkan oleh berbagai sektor industri seperti logam dan aluminium, baik di pasar dalam nasional maupun global.


Salah satu keunggulan dari Green Coke adalah memiliki karakteristik kandungan sulfur yang rendah, yakni sekitar 0,5 persen (Low Sulphur). Dengan demikian, green coke mampu menjadi pilihan bahan bakar industri alternatif, karena menghasilkan emisi gas rumah kaca yang lebih sedikit saat dibakar. Tak hanya mendukung penguatan hilirisasi dan pembangunan industri nasional, pengembangan green coke juga  mencerminkan komitmen perusahaan dalam menghadirkan produk bernilai tambah serta selaras terhadap prinsip lingkungan dan keberlanjutan.


Kilang Dumai sendiri menjadi satu-satunya kilang milik Pertamina yang mampu menghasilkan produk green coke di Indonesia. Produk yang dihasilkan tidak hanya dipasarkan di dalam negeri, tapi juga pasar luar negeri. Selain dimanfaatkan untuk industri aluminium dan logam, green coke juga dimanfaatkan untuk pembuatan Anoda Grafit Aritifisial yang merupakan salah satu komponen baterai yang digunakan dalam mobil listrik.


Dirut PT Pertamina Petrochemical Trading Aribawa mengungkapkan, output dari Kilang Dumai Green Coke, salah satunya digunakan untuk industri mobil listrik (Electric Vehicle/EV), seperti Tesla. Ia menjelaskan bahwa green coke saat ini menjadi produk bernilai tinggi dan diminati oleh banyak industri, sering dengan pengembangan mobil listrik yang masif hari ini


Lebih lanjut, Aribawa mengapresiasi sinergi yang telah terjalin antara PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai dan PT Pertamina Petrochemical Trading dalam mengembangkan pemasaran produk-produk petrokimia Pertamina dan mendukung manufaktur nasional. “Semoga sinergi PPN dan Pertachem bisa terus meningkat kedepannya, dan kami siap mendukung pemasaran produk-produk terbaru Kilang Dumai,” tutup Aribawa.


Melalui sinergi yang semakin erat antar entitas Pertamina Group, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai optimistis dalam pengembangan produk-produk bernilai tinggi, memperkuat industri nasional, meningkatkan daya saing perusahaan, serta memberikan kontribusi terhadap ketahanan energi dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. (rls/pri) 




 
Berita Lainnya :
  • Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Terima Kunjungan PT Pertamina Petrochemical Trading
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Antrean BBM Jadi Sorotan, Pemprov Riau Minta Pertamina Pastikan Pasokan Tetap Aman
    02 Lokal Jadi Vokal! Brownies Sorgum UMKM Binaan Kilang Dumai Ludes di SMEXPO Pekanbaru
    03 Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Bagikan Masker Gratis Untuk Masyarakat
    04 Pemprov Riau Buka 5 Posko Layanan Kesehatan di Kota Pekanbaru
    05 BRK Syariah Terima Kunjungan Kerja Pansus II DPRD Kabupaten Kotabaru
    06 Kualitas Udara Di Pekanbaru Memburuk, Diskes Riau Bagikan 5.000 Masker di Lima Titik Pekanbaru
    07 Hadir untuk Melayani, PGN Perkuat Service Excellence bagi Pelanggan Breadtop
    08 Lion Air JT 292 Tujuan Pekanbaru RTB ke Bandara Soekarno-Hatta, Jarak Pandang Hanya 600 Meter
    09 Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Jaga Keandalan Operasi Lewat Optimalisasi PLTS 3,77 MWp
    10 BRK Syariah dan Kemenhaj Hadirkan Safari Haji dan Coaching Perhajian di Siak
    11 Komisi VI DPR RI Dukung PHE Optimalkan Produksi Migas untuk Perkuat Ketahanan Energi
    12 Salurkan Rp 240 Milyar lebih Tanpa Ada Catatan Pembiayaan Bermasalah, Kinerja Keuangan BRK Syariah Cabang Jakarta dinilai Positif
    13 Disnakertrans Riau Buka Pelatihan Vokasi Nasional Batch 6, Ini Jadwal dan Cara Daftarnya
    14 Neraca Perdagangan Riau Surplus US$12,37 Miliar hingga Agustus 2026
    15 BRK Syariah Hadirkan Pembiayaan Usaha Mikro Subsidi Margin 0 Persen untuk Pelaku UMKM Natuna
    16 Difasilitasi KPwBI Riau, Setdaprov Saksikan Mou Dan Transaksi Konkret Perdana KAD TPID Riau Dengan TPID Sumatera Utara
    17 30 Dokter Muda dari Seluruh Indonesia Resmi Mengabdi di Riau, Plt Gubernur SF Hariyanto Titip Pesan Humanis
    18 Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Sabet Penghargaan Platinum di Ajang ISDA 2026
    19 RUPSLB BRK Syariah Tetapkan Calon Pengurus Bank, Selanjutnya Diajukan ke OJK
    20 8 Tahun Mangkrak, Pemprov Riau Dorong Penyelesaian Jembatan Rumbio
    21 Dengar Aspirasi Rumbio, Pemprov Riau Gandeng Kampar Cari Jalan Keluar Jembatan Mangkrak
    22 Dukung Peningkatan Cadangan Migas Nasional, PHE Lepas Pantai Bunyu Sosialisasikan Rencana Eksplorasi di Kalimantan Utara
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau