Pemprov Riau Optimis Hilirisasi Kelapa Sawit dan Replanting Kelapa Bisa Jadi Daya Ungkit Ekonomi 2026
Sabtu, 29-11-2025 - 14:23:20 WIB

TERKAIT:
   
 


BHARABAS MEDIA, PEKANBARU — Pemprov Riau optimis pertumbuhan ekonomi di tahun 2026 akan berjalan sesuai dengan proyeksi Bank Indonesia (BI)—sebagaimana yang telah digambarkan dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025.


Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Syahrial Abdi, kepada wartawan, Jumat malam, 28 November 2025.


Dia menyebut, Pemprov Riau tetap optimis bahwa proyeksi inflasi dan pertumbuhan ekonomi pada tahun 2026 berada dalam jalur positif. “Bahwa sejumlah indikator tadi menunjukkan kemampuan Riau untuk mencapai target tersebut,” katanya.


Syahrial menjelaskan, inflasi Riau sempat berada pada posisi tertinggi, namun angka tersebut kini berhasil ditekan hingga 3,5%. Menurutnya, penurunan ini membuktikan bahwa berbagai program intervensi yang dilakukan pemerintah bersama TPID, berjalan efektif.


“Beberapa langkah strategis yang dilakukan, di antaranya operasi pasar murah serta kerja sama pasokan cabai dengan Kabupaten Magelang yang dilaksanakan melalui BUMD. Program tersebut terbukti membantu meredam gejolak harga pangan untuk di daerah,” jelas Syahrial Abdi.


Di tahun 2026, kata dia, Pemprov Riau semakin optimis dengan pertumbuhan ekonomi akan sesuai proyeksi karena akan ditopang oleh potensi besar pada sektor hilirisasi sawit. Adapun sektor ini, hingga kini masih menjadi primadona bagi para investor untuk menanamkan modal investasinya.


“Kami juga percaya bahwa sektor kelapa sawit masih akan menjadi penggerak utama ekonomi Riau, dan peluangnya untuk tumbuh lebih besar dalam beberapa tahun ke depan,” ujarnya.


Di tahun 2026, kata dia, akan ada intervensi pemerintah pusat yang lebih besar melalui program replanting kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), dengan jumlah mencapai 27 ribu hektare—melanjutkan agenda replanting 2024–2027.


Kontrak kerja antara Kementerian Pertanian dan penyedia penangkar BUMD telah diteken, sehingga pergerakan ekonomi di wilayah pesisir diprediksi semakin menguat. “Subsektor perkebunan dan pertanian tetap menjadi kekuatan utama kita,” ujar Syahrial.


Selain itu, tantangan lain yang sempat dijelaskan dalam PTBI 2025, yakin soal kondisi cuaca sepanjang tahun yang cukup berkontribusi positif mendukung masa tanam dan hasil panen sejumlah komoditas pertanian dan perkebunan di Riau. “Laporan terakhir yang saya terima, Dinas Pertanian telah menyalurkan semua bibit, baik padi, cabai, dan jagung ke berbagai daerah untuk memperkuat ketahanan pangan,” sebutnya.


Meski demikian, ia mengingatkan bahwa inflasi Riau secara historis cenderung meningkat pada akhir tahun. Apalagi, beberapa wilayah sentra pasokan pangan telah mengalami penurunan produksi—dan tantangan bencana alam banjir yang terus meningkat—turut memicu kenaikan harga bahan pangan di Provinsi Riau.


Faktor-faktor seperti ini, kata Syahrial, berada di luar kendali pemerintah daerah. Namun, risiko tersebut masih dapat diprediksi menggunakan informasi dari BMKG dan lembaga teknis lainnya, sehingga upaya mitigasi dan antisipasinya bisa segera dilaksanakan.


“Jadi, kami sudah instruksikan kepada seluruh OPD yang membina petani, pekebun, dan daerah penghasil komoditas. Hal ini diperlukan untuk memastikan rantai pasok tetap terjaga, mengingat sebagian besar kebutuhan harian masyarakat Riau didatangkan dari luar daerah,” ujar Syahrial Abdi.


Karena itu, Pemerintah Provinsi Riau akan terus memperkuat koordinasi dalam rapat TPID secara rutin. Setiap potensi gejolak harga bisa segera direspons melalui langkah antisipatif.


Syahrial menyebut bahwa dalam dua tahun terakhir pola pengendalian inflasi di Riau semakin jelas dan terukur. Setiap masalah yang muncul telah memiliki pola intervensi yang mapan sehingga respons dapat dilakukan dengan cepat.


“Dengan pola yang sudah terbentuk, saya yakin pengendalian inflasi di Riau saat ini sudah on the track,” tegasnya.(rls/pri) 




 
Berita Lainnya :
  • Pemprov Riau Optimis Hilirisasi Kelapa Sawit dan Replanting Kelapa Bisa Jadi Daya Ungkit Ekonomi 2026
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 UPT Laboratorium Veteriner Riau Jalani Surveilans dan PRL ISO 17025:2017
    02 TPP Pastikan Tidak Ada Istilah Cabut Dukungan Calon Ketua KONI, Double Tetap Tidak Sah
    03 Ketika Algoritma Bertemu Intuisi Insinyur: Kisah PHR Mengelola Defisit Energi di Blok Rokan
    04 Ekspansi Jargas Batam Diakselerasi, PGN Tegaskan Kesiapan Jalankan Mandat Danantara
    05 PHE Fokus Migas Non-Konvensional dan Deepwater untuk Amankan Pasokan Energi Nasional Jangka Panjang
    06 PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru Catat Kinerja Positif Per 31 Januari 2026
    07 Didukung 10 KONI Daerah dan 27 Cabor, Iskandar Hoesin Yakin Bakal Menang Aklamasi
    08 Dorong Akuisisi Nasabah dan UMKM, Funding Officer BRK Syariah Prospek Langsung di CFD Pekanbaru
    09 Kabapenda Riau Tekankan Optimalisasi Penerimaan Daerah Untuk Pelayanan Publik
    10 Pertamina Hulu Energi Catat Kinerja Solid di Tahun 2025, Perkuat Produksi dan Cadangan Migas Nasional
    11 BRK Syariah Gelar Ramah Tamah Bersama ASN Pra Pensiun dan Purna Bhakti di Pekanbaru
    12 Berkat CSR BRK Syariah, Ida Elisma Akhirnya Memiliki Rumah Impian
    13 Pasca-insiden Tangsi Belanda, Bupati Siak Tutup Semua Cagar Budaya Dua Lantai
    14 Kilang Pertamina Dumai Ajak Mahasiswa Riau Pahami Proses Safety untuk Pengendalian Risiko, SMOM Jadi Dosen Tamu di UNRI
    15 Manuver Dukungan Warnai Bursa Ketua Umum KONI Riau, Tiga KONI Daerah Tarik Sokongan dari Iskandar Hoesin ke Edi Basri
    16 BRK Syariah Gelar Peringatan Isra’ Mi’raj 1447 H, Perkuat Spiritualitas dan Moderasi Berpikir Insan Perusahaan
    17 Niat Ingin Terus Mengabdi Bagi Prestasi Olaghraga Riau, Iskandar Hoesin Kembali Maju Ketua KONI Riau
    18 BPBD Riau Dorong Kabupaten/Kota Segera Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla
    19 Hulu Migas Tetap Jadi Tulang Punggung Energi di Tengah Transisi Global
    20 Dispar Riau Siap Genjot Wisawatan Melalui KEN 2026
    21 BRK Syariah Mantapkan Kinerja Dana melalui Evaluasi dan Pengembangan Sumber Daya Insani FundingBRK Syariah Mantapkan Kinerja Dana melalui Evaluasi dan Pengembangan Sumber Daya Insani Funding
    22 321 Relawan Pajak untuk Negeri Riau Tahun 2026 Siap Asistensi Wajib Pajak
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau