Meski aktivitas belajar mengajar libur sejenak, bukan berarti orang bebas dari paparan asap. Selain mengurangi " />
 
 
7 Cara Agar Rumah Aman dari Bahaya Kabut Asap
Senin, 16-09-2019 - 16:35:55 WIB
Kabut asap di Pekanbaru.
TERKAIT:
 
  • 7 Cara Agar Rumah Aman dari Bahaya Kabut Asap
  •  

    JAKARTA -- Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan dan Kalimantan Barat membawa dampak besar terutama di bidang pendidikan dan kesehatan. Pemkot Singkawang terpaksa meliburkan kegiatan belajar mengajar pada Senin (16/9) hingga Rabu (18/9) akibat kabut asap pekat.

    Di Pekanbaru, libur sekolah diperpanjang selama dua hari yakni Senin (16/9) hingga Selasa (17/9). Sebelumnya libur sekolah sudah diberlakukan sejak Selasa (10/9).

    Dilansir dari CNNIndonesia.com, meski aktivitas belajar mengajar libur sejenak, bukan berarti orang bebas dari paparan asap. Selain mengurangi aktivitas di luar rumah, Anda pun perlu mengambil langkah agar rumah bebas dari bahaya paparan asap.

    1. Tutup pintu dan jendela

    Melansir dari Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan Ri, langkah awal ialah memastikan semua pintu dan jendela dalam kondisi tertutup. Kabut asap bisa membawa partikel berbahaya lewat udara yang masuk lewat saluran napas.

    2. Tutup celah dengan kain basah

    Meski pintu, jendela serta ventilasi sudah tertutup, cek kembali jika terdapat celah atau retakan pada sekitar pintu dan jendela. Asap bisa masuk meski celah berukuran sangat kecil dan sempit. Letakkan kain basah pada celah pintu maupun jendela. Kain basah mampu menyaring udara yang masuk.

    3. Nyalakan AC, kipas angin, atau gunakan tirai basah

    Selain membuat udara di ruang yang tertutup menjadi lebih nyaman, menyalakan AC atau kipas angin dapat menjaga sirkulasi udara. Jika tidak memiliki AC atau kipas angin, manfaatkan tirai yang telah diberi air. Tirai basah memiliki fungsi yang sama dengan kain basah.

    4. Hindari aktivitas yang menambah asap

    Tanpa disadari, orang melakukan aktivitas yang bisa menambah volume asap di rumah. Sebaiknya hindari aktivitas menggoreng, membakar sampah juga merokok saat di rumah. Rumah bisa saja aman dari paparan asap karhutla, tetapi menjadi tidak aman saat ada aktivitas yang justru menimbulkan asap.

    5. Letakkan tanaman

    Untuk menambahkan jumlah O2 dan menyerap CO2, letakkan tanaman pada pot di dalam ruangan. Tanaman yang sebaiknya digunakan ialah lidah mertua, lili paris, sirih gading, dan suplir.

    6. Manfaatkan aquarium

    Meletakkan aquarium berisi air, diberi ganggang, dipasangi lampu LED dan diletakkan di dalam ruangan dapat membantu menjaga kelembaban udara sekaligus mengurangi CO2.

    7. Menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat

    Dalam kondisi terpapar asap dan lingkungan yang kurang sehat, lindungi diri dengan penerapan PHBS atau Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. PHBS antara lain membiasakan diri mencuci tangan dengan sabun, menutup tempat penampungan air agar tidak terpapar asap, mencuci buah dan sayur sebelum dikonsumsi dan menyediakan obat-obatan esensial di rumah.

    Obat-obatan ini termasuk masker saat terpaksa harus keluar rumah serta tabung oksigen bila ada anggota keluarga yang memiliki gangguan pernapasan.(CNI)



     
    Berita Lainnya :
  • 7 Cara Agar Rumah Aman dari Bahaya Kabut Asap
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mengenal Financial Fair Play, Regulasi yang Dilanggar City
    02 Survei Sebut Kepuasan Publik ke Ma'ruf Tak Sampai 50 Persen
    03 Alasan Geisha Panama Jadi Kopi Termahal di Dunia
    04 Indonesia Juara BATC 2020 Usai Hajar Malaysia 3-1
    05 Polda Riau Ungkap Perdagangan Kulit dan Organ Harimau Sumatera di Inhu
    06 Berisiko Kanker, FDA Tarik Obat Pelangsing Belviq
    07 Semifinal BATC 2020, Kevin Ulangi Aksi Tengil
    08 Bosscha Bantah Asteroid Berpotensi Tabrak Bumi 15 Februari
    09 Pembangunan Alih Fungsi Terowongan Flyover SKA, Dishub Kerjasama dengan Swasta
    10 Polsek SKP Pasang Spanduk Larangan Nyentrum dan Meracun Ikan di Sungai Siak
    11 Wakil Walikota Resmikan Warung Wakaf
    12 Mengulik Alasan Virus Corona Belum Masuk ke Indonesia
    13 Shin Tae Yong Ungkap Target Seleksi Timnas Indonesia
    14 Jumlah Korban Meninggal Virus Corona Lebih dari 1.500 Orang
    15 Hujan Masih Akan Guyur Beberapa Wilayah di Riau Hingga Malam Hari
    16 Kapolda Riau Diskusi Soal Prediksi Karhutla 2020 Bersama Ahli Dari Perguruaan Tinggi dan Stakeholder
    17 Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Jambret di Jalan Cempaka
    18 Diduga Rayakan Velentine Day, 4 Muda Mudi Diamankan Satpol PP Dari Wisma
    19 Kunjungan Masyarakat ke MPP Pelayanan Adminduk Tembus 600 Per hari
    20 Menaker Tanggapi Soal Kecelakaan Kerja di Proyek Tol Pekanbaru-Dumai
    21 Maret, PSSI dan FIFA Tentukan 'Nasib' Stadion Utama Riau
    22 Duduk Lebih dari 8 Jam Tingkatkan Risiko Depresi
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau