Kurikulum baru yang tengah disederhanakan bakal menjadikan mata pelajaran informatika sebagai pelajaran wajib d" />
 
 
Kurikulum Baru Kemendikbud: Informatika Jadi Pelajaran Wajib
Senin, 21-09-2020 - 18:46:26 WIB
Ilustrasi.
TERKAIT:
 
  • Kurikulum Baru Kemendikbud: Informatika Jadi Pelajaran Wajib
  •  

    JAKARTA -- Kurikulum baru yang tengah disederhanakan bakal menjadikan mata pelajaran informatika sebagai pelajaran wajib di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

    Hal ini diungkap dalam dokumen paparan sosialisasi penyederhanaan kurikulum dan asesmen milik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Dalam paparan itu, terdapat sejumlah perubahan mata pelajaran yang dalam kurikulum baru.

    Pada kelas 10 jenjang SMA, terdapat banyak perubahan dan penyederhanaan mata pelajaran. Ada dua mata pelajaran baru yang wajib diikuti siswa, yakni informatika dan program pengembangan karakter. Sedangkan pelajaran bahasa dan sastra mandarin dihapus.

    Kemudian pelajaran biologi, fisika, dan kimia digabung menjadi IPA. Pelajaran sejarah Indonesia dan ekonomi berubah menjadi IPS. Pelajaran seni budaya dan prakarya serta kewirausahaan digabung menjadi seni dan prakarya.

    Selanjutnya, untuk kelas 11 dan 12 jenjang SMA, pelajaran informatika lanjutan dikelompokkan sebagai mata pelajaran pilihan untuk jurusan IPA. Sama dengan sejarah yang menjadi mata pelajaran pilihan untuk jurusan IPS. Dengan demikian, siswa bisa memilih atau tidak memilih pelajaran tersebut.

    Pada jenjang SMP pelajaran informatika serta seni dan prakarya dipisah. Pelajaran tersebut dijadikan mata pelajaran sendiri. Pada kurikulum 2013, keduanya digabung menjadi prakarya dan informatika.

    Tidak ada banyak perubahan jumlah atau proporsi mata pelajaran di jenjang SMP. Kebanyakan perubahan berfokus pada kompetensi dan isi mata pelajaran.

    Sedangkan di jenjang SD perubahan mata pelajaran berfokus pada proporsi jam belajar untuk menguatkan fondasi kompetensi dan perkembangan karakter siswa.

    Kepala Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kemendikbud Maman Fathurrahman mengatakan paparan draf kurikulum yang disederhanakan itu masih dalam proses pembahasan di lingkungan internal.

    "Apa yang beredar adalah dalam bentuk kajian akademik, masih berproses dan menerima banyak masukan dari berbagai pihak," katanya kepada CNNIndonesia.com melalui pesan singkat, Senin (21/9).

    Selain itu, Kemendikbud juga menganggarkan Rp1,49 triliun sebagai upaya mendigitalisasi sekolah. Anggaran tersebut akan dipakai untuk penyediaan sarana TIK di sekolah, penguatan platform digital, mengembangkan konten belajar di TVRI, dan bahan belajar pendidikan digital.

    Sebelumnya, Maman menyatakan kurikulum baru benar-benar bisa diterapkan pada tahun ajaran 2022. Kurikulum hasil penyederhanaan ini baru diimplementasikan secara terbatas mulai tahun ajaran 2021.

    "Hasil penyederhanaan kurikulum dan berbagai regulasi terkait mungkin (diterapkan) tahun 2022," katanya.

    Perubahan kurikulum ini ramai diperdebatkan setelah pelajaran sejarah akan dihapus sebagai mata pelajaran wajib.

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menegaskan keputusan tersebut masih dalam pembahasan dan mata pelajaran sejarah tak akan dihapus dari kurikulum.

    Dia mengatakan terdapat puluhan versi struktur kurikulum berbeda yang masih dibahas dan bakal diuji publik. (CNI)



     
    Berita Lainnya :
  • Kurikulum Baru Kemendikbud: Informatika Jadi Pelajaran Wajib
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Jones: Saya dan Mike Tyson Memang Aneh
    02 Kerja Senyap Relawan Covid-19 Tantang Pandemi
    03 Pemkot Pekanbaru Rubah Strategi Penanganan Covid-19
    04 Asyik...Tol Pekanbaru-Dumai Gratis Lagi Hingga 10 November 2020
    05 BPBD Riau Siap-siap Antisipasi Banjir
    06 5 Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW
    07 PSSI Tunda Liga 1, Klub Pasrah Tunggu Surat Resmi
    08 33 Ribu Calon Jemaah Tak Lolos Syarat Usia Umrah saat Pandemi
    09 Peringati Hari Sumpah Pemuda, Taruna Akpol Riau Gelar Bakti Sosial
    10 Tinjau Posko Check Point dan Jalan Amblas, Kapolda Riau Semangati Petugas
    11 Momen Sumpah Pemuda, Gubri Ajak Pemuda Riau Tingkatkan Kreativitas
    12 Berikut Lokasi 9 Bando Tak Berizin yang Akan Dipotong
    13 Satpol PP Segel Imperial KTV Grand Central Hotel
    14 Tim PKM-T UMRI Bantu Usaha Keripik Nanas Desain Kemasan dan Pemasaran
    15 Shin Tae Yong Bakal Panggil 7 Pemain Keturunan ke Timnas U-19
    16 Massa Buruh Mulai Berkumpul, Akses Menuju Istana Ditutup
    17 Redam Ketegangan, MUI Desak Macron Minta Maaf ke Umat Islam
    18 Indonesia Pantau Hasil Uji Klinis Vaksin Covid-19 Negara Lain
    19 Mulai 2 November Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Berbayar
    20 Kepala BPBD Riau Sebut Tahun 2020 Riau Bebas Kabut Asap
    21 Tiang Reklame Tuanku Tambusai Segera Ditertibkan
    22 Jika Terlibat Kasus Pemotongan Pohon, Izin CV RB Akan Dievaluasi
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau