Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim memastikan tak ada rencana untuk menghapus mata pe" />
 
 
Nadiem Pastikan Sejarah Tak Dihapus dari Kurikulum Nasional
Minggu, 20-09-2020 - 23:14:29 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Nadiem Makarim.
TERKAIT:
 
  • Nadiem Pastikan Sejarah Tak Dihapus dari Kurikulum Nasional
  •  

    JAKARTA -- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim memastikan tak ada rencana untuk menghapus mata pelajaran (mapel) sejarah dalam kurikulum baru yang sedang disiapkan kementriannya.

    Hal itu ia sampaikan untuk mengklarifikasi isu diubahnya mata pelajaran sejarah sebagai pelajaran tak wajib atau pilihan bagi siswa SMA sederajat.

    "Tidak ada sama sekali kebijakan, regulasi atau peraturan penghapusan mata pelajaran sejarah di kurikulum nasional," ujarnya dalam video klarifikasi yang ia unggah via instagram pribadinya @nadiemmakarim, Minggu (20/9).

    Nadiem menjelaskan isu ini keluar karena ada pemaparan internal yang tersebar ke masyarakat. Salah satunya terkait permutasi penyederhanaan kurikulum yang berkaitan dengan mata pelajaran sejarah.

    Padahal, ada puluhan versi berbeda yang sekarang sedang melalui focus group discussion (FGD) serta uji publik belum tentu permutasi tersebut yang menjadi final.

    "Inilah namanya pengkajian yang benar di mana berbagai macam opsi diperdebatkan secara terbuka. penyederhanaan kurikulum tidak akan dilakukan sampai tahun 2022," imbuhnya.

    Nadiem melanjutkan, pada 2021, Kemendikbud juga hanya akan melaksanakan berbagai prototyping kurikulum baru di sekolah penggerak yang terpilih dan bukan dalam skala nasional.

    Sehingga tidak ada kebijakan apapun yang akan keluar pada 2021 dalam skala kurikulum nasional apalagi penghapusan mata pelajaran.

    "Yang buat saya mengejutkan adalah komitmen saya terhadap sejarah kebangsaan kita dipertanyakan padahal misi saya adalah untuk memajukan pendidikan sejarah agar kembali relevan dan menarik bagi anak-anak kita," ucapnya.

    Ia juga menyampaikan bahwa penghapus mata pelajaran sejarah tak mungkin ia lakukan menginginkan kakeknya merupakan salah satu tokoh perjuangan dalam kemerdekaan Indonesia pada masa 1945.

    "Ayah dan ibu saya aktivis nasional untuk membela hak asasi rakyat Indonesia dan berjuang melawan korupsi anak-anak saya tidak akan tahu bagaimana langkah ke masa depan tanpa mengetahui dari mana mereka datang," tegasnya.

    Sebaliknya, kata Nadiem, misinya sebagai menteri justru kebalikan dari hal tersebut. Ia mengaku ingin ingin menjadikan mata pelajaran sejarah menjadi suatu hal yang relevan untuk generasi muda dengan menggunakan media yang menarik.

    "Identitas generasi baru yang nasionalis hanya bisa terbentuk dari suatu collective memory yang membanggakan dan menginspirasi," tandasnya. (CNI)



     
    Berita Lainnya :
  • Nadiem Pastikan Sejarah Tak Dihapus dari Kurikulum Nasional
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Jones: Saya dan Mike Tyson Memang Aneh
    02 Kerja Senyap Relawan Covid-19 Tantang Pandemi
    03 Pemkot Pekanbaru Rubah Strategi Penanganan Covid-19
    04 Asyik...Tol Pekanbaru-Dumai Gratis Lagi Hingga 10 November 2020
    05 BPBD Riau Siap-siap Antisipasi Banjir
    06 5 Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW
    07 PSSI Tunda Liga 1, Klub Pasrah Tunggu Surat Resmi
    08 33 Ribu Calon Jemaah Tak Lolos Syarat Usia Umrah saat Pandemi
    09 Peringati Hari Sumpah Pemuda, Taruna Akpol Riau Gelar Bakti Sosial
    10 Tinjau Posko Check Point dan Jalan Amblas, Kapolda Riau Semangati Petugas
    11 Momen Sumpah Pemuda, Gubri Ajak Pemuda Riau Tingkatkan Kreativitas
    12 Berikut Lokasi 9 Bando Tak Berizin yang Akan Dipotong
    13 Satpol PP Segel Imperial KTV Grand Central Hotel
    14 Tim PKM-T UMRI Bantu Usaha Keripik Nanas Desain Kemasan dan Pemasaran
    15 Shin Tae Yong Bakal Panggil 7 Pemain Keturunan ke Timnas U-19
    16 Massa Buruh Mulai Berkumpul, Akses Menuju Istana Ditutup
    17 Redam Ketegangan, MUI Desak Macron Minta Maaf ke Umat Islam
    18 Indonesia Pantau Hasil Uji Klinis Vaksin Covid-19 Negara Lain
    19 Mulai 2 November Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Berbayar
    20 Kepala BPBD Riau Sebut Tahun 2020 Riau Bebas Kabut Asap
    21 Tiang Reklame Tuanku Tambusai Segera Ditertibkan
    22 Jika Terlibat Kasus Pemotongan Pohon, Izin CV RB Akan Dievaluasi
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau