Para Menteri Koordinator di Kabinet Maju menggelar rapat untuk menindaklanjuti kemarahan Presiden Jokowi soal l" />
 
 
Para Menko Rapat Usai Jokowi Marah, Tak Bahas Reshuffle
Selasa, 30-06-2020 - 11:13:50 WIB
Menko Polhukam Mahfud MD sudha menggelar rapat dengan Menko lainnya usai Jokowi marah.
TERKAIT:
 
  • Para Menko Rapat Usai Jokowi Marah, Tak Bahas Reshuffle
  •  

    JAKARTA -- Para Menteri Koordinator di Kabinet Maju menggelar rapat untuk menindaklanjuti kemarahan Presiden Jokowi soal lambatnya penanganan Covid-19. Namun, tak ada pembahasan soal reshuffle dalam rapat itu.

    Diketahui, Jokowi mengaku jengkel terhadap penanganan Covid-19 yang dinilai lamban, dalam sidang kabinet paripurna, 18 Juni. Video rapat ini kemudian diunggah pihak Istana pada Senin (29/6).

    "Ini betul menindaklanjuti, sejalan paling tidak dengan apa yang disampaikan presiden agar bertindak cepat dan tepat," kata Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, melalui rekaman suara yang diterima CNNIndonesia.com, Selasa (30/6).

    Rapat para Menko ini digelar pada Senin (29/6) siang atau sehari setelah video 'kemarahan' Jokowi disiarkan di akun YouTube resmi milik Sekretariat Kabinet.

    Ada empat menko di kabinet Jokowi yakni Menkopolhukam Mahfud MD, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dan Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

    Saat ditanya terkait pernyataan presiden yang telah memikirkan rencana reshuffle kabinet jika Covid-19 tak tertangani dengan cepat, Mahfud mengaku tak membahas hal itu maupun kinerja para menteri.

    "Kita tidak membahas soal reshuffle kabinet bagi menteri yang kurang tepat melangkah karena itu sepenuhnya adalah hak presiden. Sama sekali tidak menyinggung itu tadi," kata dia.

    Dalam rapat bersama para Menko dan sejumlah jajaran kementerian/lembaga itu, Mahfud ingin memastikan percepatan penanganan Covid-19 dan penggunaan anggarannya yang tepat sasaran.

    "Ini [kebijakan] dilaksanakan sebaik-baiknya untuk menyelamatkan 260 juta masyarakat Indonesia," kata dia.

    Pada rapat itu, Mahfud juga mengaku telah meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Jaksa Agung serta Kapolri agar tetap mengawasi kinerja pemerintah dalam hal penanganan Covid-19 dari sisi hukum.

    "Kami sudah saling berdiskusi panjang bagaimana caranya agar ini benar dan tidak mengandung masalah-masalah hukum," kata dia.

    "Sehingga nanti penegakan hukum itu tidak diombang-ambingkan oleh opini, tapi hukum demi hukum, demi kebenaran. hukum yang berlandaskan pada kepentingan untuk membangun kesejahteraan rakyat dan menyelamatkan rakyat," lanjut Mahfud.

    Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini, menyebut pihaknya sudah lebih dulu menggelar rapat pendahuluan untuk menindaklanjuti arahan Presiden itu pada 22 Juni, atau empat hari setelah 'amarah' Jokowi itu.

    "Tanggal 18 Juni sudah disampaikan, tapi baru beredar kemarin sore [diunggah]. Dan kita [sebenarnya] sudah mengadakan rapat untuk itu tanggal 22 yang lalu dengan forum yang tadi diperluas. Begitu," kata Mahfud. (CNI)



     
    Berita Lainnya :
  • Para Menko Rapat Usai Jokowi Marah, Tak Bahas Reshuffle
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 3 Cara Agar CV Lamaran Kerja Menarik Perhatian HRD
    02 Aturan Main Drawing Perempat Final Liga Champions
    03 Jokowi Teken Perpres Baru soal Kartu Prakerja
    04 Titik Api Nihil, Beberapa Wilayah di Riau Masih Akan Hujan.
    05 Shin Tae Yong Pastikan Datang ke Indonesia
    06 Komisi V DPR RI Apresiasi Perjuangan Gubri Untuk Bangun Riau
    07 Antisipasi Karhutla, BPPT Sudah Dua Kali Lakukan Modifikasi Cuaca di Riau
    08 Evaluasi APBD 2020, Penanganan Covid-19 dan Kerjasama Pihak Ketiga Jadi Perhatian
    09 Hasil Swab Pegawai Negatif, Layanan Kantor Disdukcapil Kembali Buka
    10 Enam Perusahaan Global Pemungut PPN Produk Digital Resmi Ditunjuk
    11 Saran Dokter Ketika Virus Corona Bisa Menular Lewat Udara
    12 Gaji Marquez di MotoGP Bikin Iri Rival
    13 RS Patok Rapid Test Lebih Rp150 Ribu Akan Diberi Sanksi
    14 Hujan Dari Pagi Sebabkan Tidak Terpantaunya Titik Panas di Riau
    15 Permen Soal Corona Bukan Sebab Tae Yong Belum Tiba di Indonesia
    16 Kondisi Krisis, Jokowi Minta Menteri Kerja Lebih Keras
    17 Kadis PMD Provinsi Riau Jelaskan Tiga Tahapan Bantuan Langsung Tunai dari Dana Desa
    18 Kadiskes Riau: Kegiatan Rapid Tes Kimia Farma di Bandara SSK II Dihentikan Sementara
    19 Wali Kota Dorong DLHK Tertibkan Masalah Pungutan Sampah
    20 Penjabat Sekda Petakan Pemasukan Daerah saat Pandemi
    21 Mengenal Gejala Bubonic, Wabah yang Dihadapi China
    22 Milan vs Juventus: Ibrahimovic Lebih Hebat dari Ronaldo
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau