Wakil Ketua Komisi II DPR RI Arwani Thomafi mengatakan ada penambahan anggaran untuk penyelenggaraan Pilkada se" />
 
 
Akomodasi Protokol Covid-19, Anggaran Pilkada 2020 Ditambah
Rabu, 03-06-2020 - 22:58:52 WIB
Gedung KPU RI.
TERKAIT:
 
  • Akomodasi Protokol Covid-19, Anggaran Pilkada 2020 Ditambah
  •  

    JAKARTA -- Wakil Ketua Komisi II DPR RI Arwani Thomafi mengatakan ada penambahan anggaran untuk penyelenggaraan Pilkada serentak 2020 untuk mengakomodasi protokol kesehatan masa pandemi Covid-19.

    Hal itu, kata dia, disepakati oleh DPR, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

    Pemenuhan itu akan dilakukan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan memperhatikan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masing-masing daerah yang menggelar Pilkada Serentak 2020.

    "Terkait penyesuaian kebutuhan tambahan barang dan/atau anggaran untuk penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2020, Komisi II DPR, Kemendagri, KPU, Bawaslu, dan DKPP setuju dapat dipenuhi juga melalui sumber anggaran dari APBN dengan memperhatikan kemampuan APBD masing-masing daerah," kata Arwani, Rabu (3/6).

    Dia menerangkan langkah itu diambil setelah semua pihak sepakat terkait penerapan protokol kesehatan terkait pandemi Virus Corona atau Covid-19 dalam pelaksanaan tahapan lanjutan Pilkada Serentak 2020 diperlukan penyesuaian kebutuhan barang atau anggaran.

    Namun, Waketum PPP itu mengatakan besar nominal anggaran yang akan ditambah belum ditetapkan. Pihaknya akan segera mengagendakan Rapat Kerja Gabungan dengan Mendagri Tito Karnavian, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo, KPU, Bawaslu, dan DKPP dalam waktu dekat.

    Dia juga meminta agar KPU, Bawaslu, dan DKPP melakukan restrukturisasi anggaran yang dialokasikan untuk setiap tahapan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 demi efisiensi dalam penyesuaian kebutuhan anggaran.

    "Harus disampaikan kepada Komisi II DPR dan Kemendagri sebelum pelaksanaan Rapat Kerja Gabungan," ujar Arwani.

    Sebelumnya, Ketua KPU Arief Budiman meminta dana tambahan sebesar Rp535,9 miliar untuk pelaksanaan Pilkada 2020 di 270 daerah pada 9 Desember.

    Dana tambahan itu, kata Arief, bakal dipakai membeli alat pelindung diri (APD) untuk para petugas penyelenggara pemilu. Di antaranya masker, baju pelindung diri, sarung tangan, pelindung wajah, tong air, sabun cuci tangan, tisu hingga cairan disinfektan.

    Rinciannya, membeli masker bagi para 105 juta pemilih senilai Rp263,4 miliar, alat kesehatan bagi petugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan Panitia Pemutakhiran Data Pemilih senilai Rp259,2 miliar.

    "Pembelian alat kesehatan bagi para panitia Pemungutan Suara (PPS) sebesar Rp10,5 miliar dan untuk Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) sebesar Rp2,1 miliar," imbuhnya.

    Sebelumnya, Pemerintah menerbitkan Perppu Pilkada untuk memundurkan jadwal tahapan pemilihan kepala daerah akibat pandemi Virus Corona. (CNI)



     
    Berita Lainnya :
  • Akomodasi Protokol Covid-19, Anggaran Pilkada 2020 Ditambah
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 3 Cara Agar CV Lamaran Kerja Menarik Perhatian HRD
    02 Aturan Main Drawing Perempat Final Liga Champions
    03 Jokowi Teken Perpres Baru soal Kartu Prakerja
    04 Titik Api Nihil, Beberapa Wilayah di Riau Masih Akan Hujan.
    05 Shin Tae Yong Pastikan Datang ke Indonesia
    06 Komisi V DPR RI Apresiasi Perjuangan Gubri Untuk Bangun Riau
    07 Antisipasi Karhutla, BPPT Sudah Dua Kali Lakukan Modifikasi Cuaca di Riau
    08 Evaluasi APBD 2020, Penanganan Covid-19 dan Kerjasama Pihak Ketiga Jadi Perhatian
    09 Hasil Swab Pegawai Negatif, Layanan Kantor Disdukcapil Kembali Buka
    10 Enam Perusahaan Global Pemungut PPN Produk Digital Resmi Ditunjuk
    11 Saran Dokter Ketika Virus Corona Bisa Menular Lewat Udara
    12 Gaji Marquez di MotoGP Bikin Iri Rival
    13 RS Patok Rapid Test Lebih Rp150 Ribu Akan Diberi Sanksi
    14 Hujan Dari Pagi Sebabkan Tidak Terpantaunya Titik Panas di Riau
    15 Permen Soal Corona Bukan Sebab Tae Yong Belum Tiba di Indonesia
    16 Kondisi Krisis, Jokowi Minta Menteri Kerja Lebih Keras
    17 Kadis PMD Provinsi Riau Jelaskan Tiga Tahapan Bantuan Langsung Tunai dari Dana Desa
    18 Kadiskes Riau: Kegiatan Rapid Tes Kimia Farma di Bandara SSK II Dihentikan Sementara
    19 Wali Kota Dorong DLHK Tertibkan Masalah Pungutan Sampah
    20 Penjabat Sekda Petakan Pemasukan Daerah saat Pandemi
    21 Mengenal Gejala Bubonic, Wabah yang Dihadapi China
    22 Milan vs Juventus: Ibrahimovic Lebih Hebat dari Ronaldo
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau