Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menegaskan putra dan menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming" />
 
 
Istana: Gibran & Bobby Maju Pilkada Bukan Bangun Dinasti
Rabu, 04-12-2019 - 23:07:39 WIB
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.
TERKAIT:
 
  • Istana: Gibran & Bobby Maju Pilkada Bukan Bangun Dinasti
  •  

    JAKARTA -- Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menegaskan putra dan menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution yang maju dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020 bukan upaya membangun dinasti politik Jokowi.

    Gibran berencana maju dalam pemilihan wali kota Solo, sementara Bobby sudah mantap maju dalam pemilihan wali kota Medan.

    "Anggapan itu kan perlu diluruskan. Ini kan proses pembelajaran politik bagi masyarakat. Jadi jangan terus menjustifikasi dinasti politik," kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (4/12).

    Moeldoko menyatakan Gibran dan Bobby memiliki hak politik, baik dipilih maupun memilih. Selama hak politik tak dicabut, kata Moeldoko, mereka berdua sah-sah saja mengikuti kontestasi pesta demokrasi lima tahunan itu.

    "Kalau di dalam politik itu, itu aja ketentuannya. Role-nya adalah siapa-siapa yang hak politiknya dicabut karena sesuatu, nah itu enggak oleh. Tapi kan ini semua orang punya hak politik yang sama," ujarnya.

    Mantan panglima TNI itu menegaskan bahwa Istana Kepresidenan juga tak akan ikut campur dalam proses pencalonan sampai pada pemilihan Gibran maupun Bobby di Pilkada Kota Solo, Jawa Tengah dan Medan, Sumatera Utara.

    "Istana tidak ikut campur, itu kan balik lagi hak politik seseorang. Terserah, kami enggak boleh," tuturnya.

    Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera sebelumnya menyinggung soal gejala nepotisme yang kembali muncul di Indonesia. Dia menilai gejala nepotisme yang hadir kembali di Indonesia merupakan suatu kemunduran bagi demokrasi.

    Pernyataan itu diungkapkan Mardani saat menjawab pertanyaan wartawan tentang pandangan PKS atas majunya menantu Presiden Joko Widodo, Bobby Nasution dalam Pemilihan Wali Kota Medan 2020.

    Ia menyarankan agar masyarakat belajar sejarah kembali karena semangat reformasi sendiri bertujuan untuk memerangi nepotisme.

    "Cari yang merit sistem dan itu sangat baik," kata Mardani di Kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta.

    Meski menyinggung gejala nepotisme, Mardani menyatakan tak keberatan bila Bobby Nasution memutuskan maju dalam pemilihan Wali Kota Medan melalui PDIP.

    Menurutnya, semua warga negara Indonesia memiliki hak yang sama untuk berpartisipasi dalam kancah politik di tingkat daerah maupun nasional.

    "Kalau setiap orang punya hak untuk dipilih dan memilih. Selama tidak dalam syarat tidak boleh dipilih," kata Mardani.

    "Saya tidak ingin judgment. Semua orang berhak, kalau sikap saya nepotisme itu adalah kemunduran bagi demokrasi Indonesia. tapi setiap orang punya hak untuk maju gitu," tambah Mardani. (CNI)



     
    Berita Lainnya :
  • Istana: Gibran & Bobby Maju Pilkada Bukan Bangun Dinasti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Shin Tae Yong Tak Suka Pemain Banyak Protes
    02 Mahfud Sebut Penataran P4 Akan Dihidupkan Kembali
    03 Peserta Tes CPNS Pemko Pekanbaru Jalani Pemeriksaan Ketat
    04 Pemprov Riau-Lippo Sepakat Audit Hotel Arya Duta
    05 Gubri Dukung Pelaksanaan Sensus Penduduk Online
    06 Ayat Ajak Warga Sukseskan Sensus Penduduk
    07 5 Makanan yang Mempercepat Kehamilan
    08 Michael Jordan, Atlet yang Lebih Sukses di Masa Pensiun
    09 Pemerintah Hapus Izin Lingkungan di Omnibus Law Cipta Kerja
    10 Awal Pekan Hujan Masih Akan Guyur Beberapa wilayah di Riau
    11 Mengenal Financial Fair Play, Regulasi yang Dilanggar City
    12 Survei Sebut Kepuasan Publik ke Ma'ruf Tak Sampai 50 Persen
    13 Alasan Geisha Panama Jadi Kopi Termahal di Dunia
    14 Indonesia Juara BATC 2020 Usai Hajar Malaysia 3-1
    15 Polda Riau Ungkap Perdagangan Kulit dan Organ Harimau Sumatera di Inhu
    16 Berisiko Kanker, FDA Tarik Obat Pelangsing Belviq
    17 Semifinal BATC 2020, Kevin Ulangi Aksi Tengil
    18 Bosscha Bantah Asteroid Berpotensi Tabrak Bumi 15 Februari
    19 Pembangunan Alih Fungsi Terowongan Flyover SKA, Dishub Kerjasama dengan Swasta
    20 Polsek SKP Pasang Spanduk Larangan Nyentrum dan Meracun Ikan di Sungai Siak
    21 Wakil Walikota Resmikan Warung Wakaf
    22 Mengulik Alasan Virus Corona Belum Masuk ke Indonesia
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau