Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan rencana pelarangan cadar atau niqab di instansi pemerintah, celana cingkr" />
 
 
Soal Cadar, Menteri Agama Minta Maaf Meski Merasa Tak Salah
Selasa, 05-11-2019 - 22:07:13 WIB
Menag Fachrul Razi meminta maaf jika penyampaian wacana pelarangan cadar sudah memicu kegaduhan.
TERKAIT:
 
  • Soal Cadar, Menteri Agama Minta Maaf Meski Merasa Tak Salah
  •  

    JAKARTA -- Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan rencana pelarangan cadar atau niqab di instansi pemerintah, celana cingkrang, hingga khilafah ke publik terlalu cepat. Ia pun meminta maaf jika hal itu sudah memicu gesekan-gesekan. Namun, Fachrul yakin itu bukan hal yang salah.

    Hal itu disampaikannya dalam pertemuan dengan pimpinan Komisi VIII DPR RI dan Ketua Kelompok Fraksi di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (5/11), seperti dilansir dari CNNIndonesia.com.

    "Kalau itu menimbulkan beberapa gesekan-gesekan ya mohon maaf. Rasa-rasanya enggak ada yang salah rasanya. Mungkin saya mengangkatnya agak terlalu cepat," ujarnya.

    Sisi baiknya, kata Fachrul, penyampaian yang cepat itu akan membuat, terutama, pihak Aparatur Sipil Negara (ASN) sudah bersiap sejak dini.

    "Gaungnya sudah duluan kita buat sehingga pada saat muncul aturan mudah-mudahan orang tak terkejut lagi," tambahnya.

    Selain itu, Fachrul menyebut rencana kebijakan itu juga baik untuk isu keamanan. Ia pun mengibaratkannya kebijakan melepas helm saat masuk ke lingkungan instansi pemerintah.

    "Kalau ada larangan untuk masuk ke tempat-tempat tertentu untuk harus membuka helm dan menampakan muka supaya bisa dilihat siapa yang masuk, bisa dilihat CCTV, orang enggak terkejut lagi," katanya.

    Terlebih, kata Fachrul, cadar bukan ukuran ketakwaan seseorang. 

    "Cadar dari hasil pembahasan kami bukan bentuk ketakwaan orang. Jadi, dengan demikian jangan dilihat orang yang pakai cadar kemudian takwanya sudah baik banget," ujar dia.

    Ditemui seusai pertemuan, Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto meminta Menag tak gegabah dalam mengeluarkan pendapat ke publik. Terlebih, dalam isu yang masih dalam perdebatan publik.

    "Terhadap hal-hal yang masih debatable itu sebaiknya tidak terlalu diumbar ke publik. Sebaiknya mungkin dilakukan pengkajian dulu, dialog, dilakukan pendekatan secara komunikasi yang lebih baik," ucapnya.

    "Nah, jadi kalau pemberantasan radikal terus diselaraskan dengan cara berpakaian orang, saya khawatir substansinya enggak bakalan kena," kata Yandri.

    Ia pun menyatakan Komisi VIII DPR akan meminta penjelasan dari mantan Wakil Panglima ABRI tersebut terkait polemik ini rapat kerja yang rencananya diagendakan pada Kamis (5/11).

    "Kalau isu-isu yang dilontarkan Pak Menteri akan kita perdalam dalam rapat kerja nanti hari Kamis, walaupun rapat kerja nanti agenda utamanya adalah evaluasi program 2019 yang sedang berjalan dan rencana program tahun 2020," tutup Yandri.

    Dalam pertemuan ini turut hadir Wakil Ketua Komisi VIII antara lain Ihsan Yunus (Fraksi PDIP), Ace Hasan Syadzily (Fraksi Golkar), Moekhlas Sidik (Fraksi Gerindra), dan Marwan Dasopang (Fraksi PKB), serta beberapa anggota Komisi VIII seperti Abdul Kadir Karding (Fraksi PKB), dan Abdul Wachid (Fraksi Gerindra). Serta para Ketua Kelompok fraksi.

    Sementara, dari pihak Kementerian Agama tampak Wakil Menag Zainut Tauhid, Sekjen Kemenag Nur Kholis Setiawan, Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Muhammadiyah Amin. (CNI)



     
    Berita Lainnya :
  • Soal Cadar, Menteri Agama Minta Maaf Meski Merasa Tak Salah
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Produktivitas Kerja Melonjak saat Kerja Empat Hari Sepekan
    02 Indonesia Targetkan Raih 50 Emas di SEA Games 2019
    03 Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, 4 Petugas Terluka
    04 Siang Hingga Malam Hujan Diprakirakan Akan Mengguyur Riau
    05 Dibayangi Demo, Hari Pertama Hong Kong Open 2019 Lancar
    06 Kubu Airlangga Wacanakan Ketua Golkar Dipilih secara Aklamasi
    07 Jokowi Evaluasi Pelaksanaan Pemilu 2019 untuk Pemilu 2024
    08 Gubri Syamsuar Akan Serahkan Bankeu Rp200 Juta Per Desa
    09 Wakil Walikota Kritisi Pelayanan RS Madani
    10 Bulan Desember Bapenda Naikkan Tarif PPJ
    11 5 Penyebab Tak Terduga Keringat Berlebih
    12 Marquez Yakin Rossi Masih Mampu Bersaing di MotoGP
    13 Singgung Paloh-Megawati, Jokowi Tepis Koalisi Renggang
    14 Mulai Siang Riau Berpotensi Diguyur Hujan Ringan Hingga Lebat
    15 Kesan Ahsan/Hendra Menang 30-29 di Fuzhou China Open
    16 Timnas Indonesia U-19 Waspadai Dua Kelebihan Hong Kong
    17 Prabowo: Instruksi Jokowi, Alutsista Dibuat di Dalam Negeri
    18 Antasari Azhar Kesal Disebut-sebut Jadi Calon Dewas KPK
    19 PKK Memang Luar Biasa
    20 Pemprov Riau Akan Sosialisasikan Lahan Warga Terkena Trase Tol Pekanbaru-Bangkinang
    21 Gubernur Bangga Kontingan Porwil Riau Masih di Puncak Klasemen
    22 Pemko Pekanbaru Tunggu Komitmen Kontraktor IPAL Perbaiki Jalan
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Buletin Satu - News information About Riau