Buletinsatu

Media Asing Heboh Soal Komunitas Bugil di Jakarta, Polda Metro: Kita Belum Dapat Informasi

Polda Metro Jaya belum mendeteksi keberadaan komunitas bugil atau nudist di Jakarta seperti diberitakan media asing. Polisi meminta masyarakat melaporkan jika keberadaan komunitas itu dianggap mengganggu ketertiban atau melanggar hukum.

“Kita belum dapat informasi ya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono kepada wartawan menanggapi pemberitaan media asing soal komunitas nudist di Jakarta, Senin (23/10/2017).

Karena belum ada laporan dan tak mengetahui keberaannya, polisi belum mengambil langkah bertindak. “Mungkin kalau ada tempatnya di mana dilaporkan saja biar (polisi) bertindak," tambah Argo Yuwono.

Sebelumnya, portal berita terkemuka di Inggris BBC menyoroti keberadaan komunitas bugil di Indonesia. Dalam sebuah laporannya, mereka melaporkan hasil wawancara dengan orang-orang yang tergabung dalam komunitas bugil di Jakarta.

"Bagaimana rasanya menjadi seorang nudist di sebuah negara yang menghargai kerendahan hati dan di mana telanjang di depan publik dilarang keras?" tulis BBC seperti dikutip Sindonews.

Dalam laporan itu, BBC mewawancarai seorang nudist bernama Aditya yang kerap tampil tanpa sehelai benang pun di tubuhnya di waktu luangnya sejak 2007. "Saya sedang menjelajahi web, membaca artikel tentang nudisme dan benar-benar masuk ke dalamnya. Tampaknya, inilah jalan hidup yang saya cari," aku Aditya kepada jurnalis BBC.

Dalam penuturannya, Aditya mengaku secara bertemu dengan empat nudist lainnya secara pribadi. "Kami bisa menghadapi hukuman penjara jika tampil telanjang di depan umum. Itulah alasannya mengapa kami telanjang secara pribadi," ujar Aditya.

Meski hukum Indonesia melarang tampil telanjang di depan publik, bukan berarti kelompok ini tidak mempunyai kesempatan untuk pergi telanjang. Kelompok ini berkumpul dari waktu ke waktu, dan menyewa vila untuk berlibur seperti yang dilakukan belum lama ini di daerah pegunungan di luar Jakarta.

"Dalam beberapa detik, kami melepaskan pakaian," katanya. Mereka hanya menghabiskan hari bersama, dengan mengobrol mulai dari hal-hal seperti politik hingga kehidupan kerja.(anya/ok)

Posting Komentar

loading...

Politik

[Politik][fbig1][#e74c3c]
Loading...

Nasional

[Nasional][fbig1][#e74c3c]

Ekonomi

[Ekonomi][fbig1][#e74c3c]

Kriminal

[Kriminal][fbig1][#e74c3c]

Hukum

[Hukum][fbig1][#e74c3c]

Internasional

[Internasional][fbig1][#e74c3c]
Diberdayakan oleh Blogger.