Buletinsatu

Katanya Mau Digebuk, Kok Malah PKI (Komunis) Berani Protes?

Apresiasi, Konteks, Dan Konstalasinya Dalam Kebijaksanaan Bagi Kebangsaan

Oleh : Eko Ismadi 


”Kalau ada PKI Gebuk Saja.” Tahukah siapa PKI itu menurut Bapak Jokowi ? Hingga sekarang belum ada definisi yang Jelas tentang petunjuk dan arahan yang jelas tentang PKI Dan Komunisme oleh Bapak Bapak Jokowi sehingga dapat diketahui secara pasti sebenar apa PKI Dan siapa PKI itu ? Maka dari itu akan ditemukan kata sepakat bagi kehidupan kebangsaan Indonesia.

Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya dan negara yang kuat adalah negara yang dibangun diatas landasan sejarah nasionalisme bangsanya. Komunis juga punya sikap nasionalisme Dan Nasionalis sendiri jelas sikapnya. Selama ini bagi bangsa Indonesia sudah memiliki pedoman yang pasti siapa itu PKI Dan Apa identitasnya, harapan kita apa yang sudah dipedomani bangsa Indonesia dipedomani juga oleh Bapak Jokowi.

Beberapa waktu lalu rakyat dan bangsa indonesia memiliki rasa bangga dan kagum dengan sikap Bapak Jokowi yang ingin menggebuk PKI. Tetapi kekaguman itu justru menjadi sirna ketika makin marak kegiaatan komunisme yang menggunakan berbagai dalih pelurusan sejarah.
Berkenaan dengan judul diatas yaitu tentang sejarah PKI mengenai  peristiwa pengkhianatan G 30 S/PKI tahun 1965 seperti Bapak Jokowi ingin melakukan perubahan penulisan sejarah dan Film Penumpasan G 30 S/PKI akan dirubah dan disesuaikan dengan kondisi masa kini.

LATAR BELAKANG PEMIKIRAN

Indonesia diproklamasikan pada Tanggal 17 Agustus 1945, memiliki dasar negara Pancasila Dan UDD 1945 diresmikan pada tanggal 18 Agustus 1945, Bhineka Tunggal Ika, Bangsa indonesia Beriman Kepada Tuhan, Dan PKI Dan Komunis sebagai partai terlarang. Apakah Bapak Jokowi berpikir seperti ini ? Bila tidak maka akan menambah permasalahan baru dari yang sudah ada sekarang ini yang berkaitan dengan PKI Dan Komunisme.  KIta nasionalisme Bangsa Indonesia sangat mengapresiasi terhadap  kebijaksanaan Bapak Jokowi tersebut tetapi realisasi harus mengandung unsur sebagai mana termaksud dalam berbagai pertanyaan ini antara lain Perubahan apakah yang akan dilakukan oleh Bapak Jokowi ? Dasar pemikiran diadakan perubahan ? Bagaimana cara merubahnya ? Apa saja yang perlu dirubah ? Siapa yang akan merubah ?

Tetapi bila yang membuat Film orang PKI dan komunis, yang menyusun trnskrip orang PKI dan Komunis, kemudian tidak dibentuk lembaga resmi yang menaunginya dalam koridor negara kesatuan republik Indonesia mungkinkah Film tersebut akan memenuhi unsur kebenaraan? atau hanya sebagai alat pembelaan diri seperti yang sudah dilakukan selama ini.

Mengapa ketika Presiden Republik Indonesia Bapak Jokowi, kemudian PKI dan anak PKI serta Komunisme berani tampil demikian Pula Warga Negara Indonesia keturunan berani menampilkan komunisme dalam kegiatan diforum umum dan seolah olah berani melecehkan peraturan dan perundangan Indonesia.

SIKAP NASIONALISME INDONESIA

Beberapa kali dari tahun ketahun dan yang terakhir dalam seminar PKI dan Komunisme di LBH Jakarta tokoh anak PKI Dan PKI menyebutkan,"Mengapa sih takut dengan pelurusan sejarah?" Itu selalu diulang ulang dalam setiap kegiatan yang mengkaitkan dengan komunisme. Sekali lagi kami minta PKI Dan Komunisme jangan pernah menganggap kami takut, dengankan seruan kami,"Nasionalisme Indonesia, Umat Muslim Nasionalis, Tidak Pernah Takut dengan PKI Dan Komunis serta pelurusan sejarahnya, tetapi kami tidak percaya dengan omongan orang PKI, Komunis, Dan keturunan PKI."  sekali lagi catat itu," ,"Nasionalisme Indonesia, Umat Muslim Nasionalis, Tidak Pernah Takut dengan PKI Dan Komunis serta pelurusan sejarahnya, tetapi kami tidak percaya dengan omongan orang PKI, Komunis, Dan keturunan PKI."
 
Nasionalisme tidak pernah menganggap Anak PKI, Eks tahanan PKI, dan yang pernah berkomunis adalah musuh atau membenci semenjak diberlakukannya larangan terhadap PKI Dan Komunisme. Tetapi kami hanya mewaspadai akan datangnya masalah bila anak PKI dan anggota PKI kembali beraktivitas politik dengan menampilkan sikap dan perilaku PKI.

APA YANG DIHARAPKAN DARI BAPAK JOKOWI ?    

Kami nasionalisme Indonesia tidak mengingin ada masalah dengan Bapak Jokowi sebagai Presiden itu sudah kesepakatan bangsa Indonesia dalam PILPRES 2014. Ini negara Indonesia Dasarnya Pancasila, Beriman Kepada Tuhan yang Maha Esa, Mengatur PKI Dan Komunis dilarang yang kami harapkan adalah Bapak Jokowi berpikir dan berperilaku Sesuai negara Indonesia yang berdasarkan Pancasila.  Bangga dengan bangsa Indonesia jangan bangga dengan Vietnam, Korea Utara, Dan China.

Kita  berharap sebelum Bapak Jokowi ingin merubah Film atau menampilkan atau membuat film Baru mohon diinventarisi lebih dulu berapa anggota PKI sekarang ini, berapa keturunan PKI sekarang ini, diwadahi dalam organisasi apa ? Berada dimana saja berikut identitasnya ? Dan siapa yang mengkoordinir ? Visi misi apa ? Agar kami bisa membedakan mana nasionalisme dan mana PKI, juga tidak salah memperlakukan mereka. Karena setahu kami PKI itu atheis tidak bergama kalau nanti ketemu ditengah hari kami persilahkan sembahyang,"keliru." Padahal orang itu mengaku Islam !

Sebaiknya disusun dalam sebuah konsep sejarah PKI seperti apa yang disusun, kronologis, thematis, methodoligi, dan historis jelas. Fakta Dan Data serta aktualisasinya dapat dipertanggungjawabkan secara Pancasila Dan UUD 1945 Dan Proklamasi. Dengan demikian alur cerita akan jelas dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademis.

Harapan kita nasionalisme Indonesia, Bapak Jokowi memiki konsep sejarah tentang PKI dan Komunisme di Indonesia, dimulai dari :

1. Tahun 1923 PKI lahir, 1926 PKI memberontak Kepada  Pemerintah Belanda.

2. 1942 PKI berkerja sama dengan pemerintah Belanda melawan  jepang, melalui gerakan bawah tanah, yang diberi sumbangan dana  operasional.

3. Komunisme Dalam Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945. PKI ada dimana bentuk perjuangan apa ? Keterlibatan  PKI di Cirebon, Kediri, dan Surakarta ditahun 1946.

4. PKI ditahun 1948, Yang memberontak kepada pemerintah  Indonesia yang dipimpin Soekarno-Hatta, dimana PKI dipimpin Muso dan dihukum Mati. Kejahatan apa saja yang telah diperbuat PKI di  Madiun. Penderitaan rakyat yang dialami akibat perbuatan PKI apa ?

5. PKI tahun 1953 diberi pengampunan Oleh Soekarno dan boleh  mendirikan PKI kembali.  

6. Apa yang dilakukan PKI terhadap Bangsa Indonesia di tahun  1964 hingga 1965. Apa yang telah diperbuat PKI dan apa yang telah  dialami Bangsa Indonesia.

7. PKI dalam peristiwa pengkhianatan G 30 S/PKI itu seperti apa yang sebenarnya. Mengapa bisa terjadi Korban dan apa peran PKI Dan komunisme dalam peristiwa tersebut.

Jangan dirubah peristiwa Lubang Buaya itu namanya pembenaran lagi. Mohon jangan bohong lah biar masalah PKI cepat selesai.

Bila ada yang kurang dapat dilengkapi, sehingga generasi muda Indonesia itu tahu yang sebenarnya apa yang telah diperbuat PKI dan Komunis terhadap bangsa indonesia, juga bangsa Indonesia tahu jasa PKI dan Komunis terhadap nasionalisme Indonesia serta tegak kokohnya NKRI itu seperti apa ? Jangan ada dusta diantara kita.

MEMAHAMI GENERASI MILENIAL

Dalam tata bahasa Indonesia menyebutkan generasi milenial adalah generasi yang tercipta setelah X bila digambarkan dalam alfabet. Dengan istilah lain menyebutkan tidak terbatas tida ternilai dan tidak dapat diperkirakan. Pendapat itu sebenarnya saya kurang setuju mengapa orang yang mengartikan kata ini hanya berdasarkan pengetahua ln dan akal pikiran, sedang hidup ini tidak terbatas pada pandangan manusia masih ada yang lebih berkuasa dari manusia yaitu Tuhan dengan Ajarannya.

Milenial biasanya digunakan oleh orang Komunis, guna membangun image seolah olah memiliki konsep hidup yang maju dan mengalami perubahan. Karena apa orang PKI hanya berpikir makan dan minum tidak berpikir keimanan. Oleh karena itu banyak tidak sadar kalau sebagian bangsa Indonesia tertipu dengan konsep PKI dan Komunisme.

Milenial menurut Indonesia adalah generasi yang dihasilakan dari pemahaman hidup yang berkelanjutan, berkesinambungan, harmonis dalam siklus kehidupan manusia sebagai Insan hamba Tuhan yang bertakwa, yang hidupnya dilandasi olen Iman Percaya Kepada Tuhan, Ajaran Agama, Dan Dalam bernegara diatur oleh Pancasila.

Kalau Bapak Jokowi merasa memiliki agama apalagi beliau naik Haji apa tidak ada keinginan untuk menurunkan ajaran agama yang dianut bapaknya juga dianut oleh anaknya kelak biar matinya masuk surga. Hidup penuh dengan etika dan peradaban yang sudah berlangsung semenjak zaman Majapahit. Masalahnya Bapak Jokowi apakah berpikir seperti ini ?

Bila Bapak Jokowi berpikir tentang generasi milenial menurut Bangsa Indonesia maka konteksnya didasarkan Pancasila Dan UUD 1945, Keimanan Kepada Tuhan Yang Maha Esa, Bhineka Tunggal Ika, Dan NKRI yang diproklamasikan 18 Agustus 1945. Akan sama dengan yang dilakukan Soekarno, Soeharto, Dan SBY. Karena kita keimanan manusia tidak berubah, akan berubah bila Bapak Jokowi tidak lagi mengutamakan agama dalam hidupnya.

KESIMPULAN

Dari apa yang telah kami uraikan diatas mari kita apresiasi bersama apa yang akan dilakukan oleh Bapak Jokowi untuk melakukan perubahan terhadap film pengkhiatan G 30 S/PKI ditahun 1965 yang dipimpin DN AIDIT dan Untung. Mari kita berpikir positif bahwa Bapak Jokowi dapat menyajikan sejarah PKI Dan Komunisme Indonesia serta peristiwa Pengkhianatan G 30 S/PKI dengan benar dan baik, mudah dipahami serta dimengerti oleh semua kalangan warga negara Indonesia.

Milenial dalam Pandangan Kebangsaan Indonesia tidak mengkhawatirkan. Karena bangsa Indonesia memiliki tuntunan Hidup yaiu ajaran agama dimana kita tahu perilaku manusia tidak akan berubah dan tentang hidup yang dihadapi sama disetiap generasi yang membedakan hanya suasananya. Contoh terdekat perjalan hidup kita dari dikandung, lahir, tumbuh dewasa, tua, dan meninggal. Hidup manusia akan sama contoh lagi Komunikasi atau perhubungan dengan adanya HP mudah orang dihubungi? tetap saja sulit, dan susah untuk dihubungi.

Kita berharap Bapak Jokowi bisa menghindari berpikir PKI dan Komunis dalam konteks nasionalisme Indonesia, yang menampilkan ciri Indoneisa, tidak bergantung dengan negara lain, berpikir dengan Ideologi lain selain Pancasila, serta memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Jangan keluar dari sejarah nasionalisme Indonesia termasuk mengembangkan pemikiran tentang Peranan POLRI.

Tak ada gading yang tak retak dan tidak ada manusia yang sempurna tulisan ini masih dapat dibilang jauh dari sempurna. Tetapi kami berharap dengan tulisan ini dapat dijadikan pertimbangan bagi Bapak Presiden Dan Bangsa Indonesia untuk membangun kehidupan bagi bangsa Indonesia yang damai, aman, tentram, tenang, dan sejahtera.
 
NKRI HARGA MATI !!!. (buletinsatu.com/sjn)
loading...

Politik

[Politik][fbig1][#e74c3c]
Loading...

Nasional

[Nasional][fbig1][#e74c3c]

Ekonomi

[Ekonomi][fbig1][#e74c3c]

Kriminal

[Kriminal][fbig1][#e74c3c]

Hukum

[Hukum][fbig1][#e74c3c]

Internasional

[Internasional][fbig1][#e74c3c]
Diberdayakan oleh Blogger.