Buletinsatu

BREAKING NEWS: Tak Lagi Jadi Tersangka, Papa Novanto Segera Pulih

Kondisi Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto berangsur membaik. Novanto disebut bakal segera pulih dalam dua hari ke depan.

Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Timur Partai Golkar Aziz Samuel mengaku baru saja menjenguk Novanto di Rumah Sakit Premier Jatinegara, Jakarta Timur. Dari hasil kunjungannya, ia menyebut kondisi Novanto sudah mulai membaik.

"Alhamdullilah saya sudah jenguk pak Novanto. Mudah-mudahan satu sampai dua hari ini, waktu penyembuhan," kata Aziz di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Sabtu 30 September 2017.

Aziz juga menjelaskan, Novanto dalam waktu dekat juga bakal meninggalkan rumah sakit. Ia memperkirakan, dalam satu pekan ke depan Novanto bisa keluar rumah sakit dan kembali beraktivitas seperti biasa.

"Mungkin satu sampai dua minggu ke depan (keluar rumah sakit)," kata dia.

Sementara itu, Wakil Bendahara Umum Partai Golkar Erwin Ricardo Silalahi mengatakan, Novanto juga sudah mendengar hasil putusan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dalam gugatannya tersebut, Hakim Tunggal Cepi Iskandar menerima gugatan Novanto dan memerintahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghentikan penyidikan atas kasus KTP-el yang melibatkan Novanto.

Saat ditanya soal reaksi Novanto atas informasi tersebut, Ricardo enggan membeberkannya. Ia hanya memastikan Novanto sudah mendengar informasi tersebut.

"Sudah, sudah (mendengar hasil praperadilan)," ucapnya.

Ketua DPR Setya Novanto didiagnosis mengalami penyempitan jantung 80 persen dan harus dipasang ring. Ia sempat menjalani operasi katerisasi jantung pada 18 September lalu.

Kondisi kesehatan Novanto kerap menurun saat KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadapnya. Tercatat, dari dua panggilan KPK pada 11 September dan 18 September, Novanto selalu berhalangan hadir lantaran kondisi kesehatannya memburuk.

Pada pemanggilan pertama, Novanto beralasan terserang vertigo dengan komplikasi jantung dan hati sehingga harus dibawa ke Rumah Sakit Siloam. Kemudian, pada pemanggilan kedua, Novanto kembali tidak hadir lantaran pemasangan ring jantung dan pemeriksaan kateter di RS Premiere Jatinegara.

Alih-alih menjalani proses hukum yang menjeratnya di KPK, Novanto malah mengajukan gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Permohonannya pun akhirnya diterima oleh Hakim Tunggal Cepi Iskandar, sehingga status tersangkanya pun gugur.(buletinsatu.com/metro)
loading...

Politik

[Politik][fbig1][#e74c3c]
Loading...

Nasional

[Nasional][fbig1][#e74c3c]

Ekonomi

[Ekonomi][fbig1][#e74c3c]

Kriminal

[Kriminal][fbig1][#e74c3c]

Hukum

[Hukum][fbig1][#e74c3c]

Internasional

[Internasional][fbig1][#e74c3c]
Diberdayakan oleh Blogger.