Buletinsatu

BBM 1 Harga Tidak Berjalan Di Papua, Gapensi Surati Jokowi

Bahan bakar minyak (BBM) dan bahan bangunan semen masih menjadi komoditas yang langka di Kabupaten Jayawijaya, Papua.

Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Cabang Kabupaten Jayawijaya mencatat bahwa harga semen di pasaran telah mencapai Rp 650 ribu. Selain mahal, semen juga sulit didapat.

Tidak hanya itu, Gapensi mencatat bahwa penetapan harga BBM secara nasional juga tidak berjalan di Pegunungan Tengah.

Semua keluhan itu disampaikan Gapensi kepada Presiden Joko Widodo melalui sebuah surat. Surat ini juga ditembuskan kepada Menteri Perdagangan, Stafsus Presiden, Gubernur Papua, hingga Bupati dan DPRD Jayawijaya

"Karena kami masih membeli solar dengan harga Rp 18.000 per liter. Semua ini telah merugikan kami sebagai kontraktor kecil," jelas Ketua Gapensi Jayawijaya, Fredrik Huby dalam surat tersebut.

Gapensi meminta kepada Presiden Jokowi segera mengutus tim untuk mengecek dan melihat keluhan itu secara riil ke Kabupaten Jayawijaya. Kemudian, tim itu mencari solusi agar cita-cita BBM satu harga yang digagas Jokowi berjalan nyata di lapangan.

"Demikian surat kami, atas dukungan Bapak Presiden Republik Indonesia kami sampaikan terima kasih," tutup surat tersebut.(rl/buletinsatu)

Posting Komentar

loading...

Politik

[Politik][fbig1][#e74c3c]
Loading...

Nasional

[Nasional][fbig1][#e74c3c]

Ekonomi

[Ekonomi][fbig1][#e74c3c]

Kriminal

[Kriminal][fbig1][#e74c3c]

Hukum

[Hukum][fbig1][#e74c3c]

Internasional

[Internasional][fbig1][#e74c3c]
Diberdayakan oleh Blogger.