Buletinsatu

Ilustrasi

BULETINSATU.COM, Jakarta--Sebuah penelitian dilakukan Dr. Emily Gibson di Amerika Serikat yang dilansir dari laman Yahoo mengatakan jika rambut pubis dihilangkan secara total malah meningkatkan risiko terkena penyakit di bagian kelamin. Menurut si ibu dokter,rambut kemaluan itu tumbuh pasti dengan suatu alasan.

Lebih lanjut Gibson menerangkan, rambut kemaluan yang dibabat habis meningkatkan infeksi karena bagian kulit yang ditumbuhi rambut dapat rusak hingga luka yang tak terlihat.  Ketika luka itu terjadi maka bakteri demikian juga virus lebih mudah masuk. Kamu bisa terkena infeksi jaringan lunak.

Beberapa kasus yang ditemukan Gibson di Amerika, mereka yang suka mencukur kemaluan rentan terkena herpes. Sebaiknya kamu yang sudah terbiasa mencukur rambut kemaluannya, disarankan jangan menghabisinya semua. Gibson juga menyarankan agar tidak menggunakan pisau cukur biasa, lebih baik menggunakan gunting bersih secara hati-hati.[bt]

Posting Komentar

loading...

Politik

[Politik][fbig1][#e74c3c]
Loading...

Nasional

[Nasional][fbig1][#e74c3c]

Ekonomi

[Ekonomi][fbig1][#e74c3c]

Kriminal

[Kriminal][fbig1][#e74c3c]

Hukum

[Hukum][fbig1][#e74c3c]

Internasional

[Internasional][fbig1][#e74c3c]
Diberdayakan oleh Blogger.