Buletinsatu

Gugatan Nelayan Di kabulkan PTUN soal reklamasi

BULETINSATU.COM, JAKARTA--Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta Timur mengabulkan gugatan nelayan, dengan mencabut izin Surat Keputusan (SK) Gubernur DKI Jakarta Nomor 2238 Tahun 2014 tentang Pemberian Izin Reklamasi Pulau G di Teluk Jakarta kepada PT Muara Wisesa Samudra.
Lantas, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menegaskan tetap melanjutkan proyek reklamasi Pulau G. 

Saat dikonfirmasi, Kuasa Hukum Nelayan, Tigor Hutapea mengatakan, orang nomor satu di Jakarta tersebut tidak paham adanya putusan PTUN tersebut.

"Ahok menurut saya tidak paham isi putusan pulau G, salah satu putusannya adalah reklamasi berdampak merusak lingkungan dan merugikan nelayan," ujar Tigor saat dihubungi, Rabu (1/6/2016).
Dengan demikian jika mantan anggota Komisi II DPR tersebut tetap bersikukuh akan melakukan banding, maka Ahok tidak taat kepada keputusan hukum.

"Kalau Ahok mengalihkan pengerjaan tidak ada dasar Ahok melakukan itu dan Ahok melawan putusan pengadilan," katanya.

Karenanya, dia mengatakan, Ahok adalah contoh buruk kepala daerah yang tidak taat kepada putusan PTUN tersebut. "Ahok contoh yang buruk sebagai kepala daerah yang tidak menjalankan putusan," pungkasnya.[ko]

Posting Komentar

loading...

Politik

[Politik][fbig1][#e74c3c]
Loading...

Nasional

[Nasional][fbig1][#e74c3c]

Ekonomi

[Ekonomi][fbig1][#e74c3c]

Kriminal

[Kriminal][fbig1][#e74c3c]

Hukum

[Hukum][fbig1][#e74c3c]

Internasional

[Internasional][fbig1][#e74c3c]
Diberdayakan oleh Blogger.